Kemnaker Cari Peserta Magang ke Jepang, Rekrutmen Dibuka Lewat SIAPkerja

Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo resmi dibuka. Peserta akan mendapatkan pelatihan bahasa, keterampilan kerja, hingga kesempatan berkarier di Jepang.

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Darmawansyah. (Foto: Dok Kemnaker)

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Darmawansyah. (Foto: Dok Kemnaker)

Kiniin.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan karier di Jepang melalui Program Magang Jepang dan Pelatihan Kaigo. Pendaftaran kedua program tersebut di lakukan melalui platform Skillhub yang terintegrasi dalam ekosistem SIAPkerja.

Program ini di rancang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia melalui pelatihan keterampilan, penguasaan bahasa Jepang, serta pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri di Negeri Sakura.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Menurutnya, peluang kerja di Jepang masih terbuka luas. Namun, tenaga kerja yang ingin memanfaatkannya harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan standar kerja yang berlaku.

“Kesempatan kerja global harus di imbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang,” ujar Darmawansyah dalam keterangan resminya, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga :  Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Melalui program tersebut, peserta akan memperoleh berbagai pembekalan sebelum memasuki dunia kerja di Jepang.

Rekrutmen Dilaksanakan di Berbagai Wilayah

Dalam Program Pemagangan Jepang, peserta akan mengikuti pelatihan pra-keberangkatan, pembelajaran bahasa Jepang, serta pelatihan keterampilan yang di sesuaikan dengan kebutuhan industri.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan, peserta berpeluang menjalani pengalaman kerja langsung di berbagai perusahaan di Jepang. Selain meningkatkan kompetensi, program ini juga membuka kesempatan lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia untuk membangun karier di tingkat internasional.

Kemnaker menjelaskan proses rekrutmen di lakukan secara bertahap di sejumlah daerah dengan melibatkan dinas ketenagakerjaan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Seleksi peserta juga berlangsung melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah berharap skema tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap program pelatihan dan pemagangan luar negeri secara lebih merata.

Pelatihan Kaigo Siapkan Tenaga Perawat Lansia

Selain program pemagangan, Kemnaker juga membuka Pelatihan Kaigo bagi pencari kerja yang tertarik berkarier di bidang perawatan lansia di Jepang.

Baca Juga :  Prabowo dan Menhan Jepang Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Teknologi

Peserta akan menjalani pelatihan selama enam bulan yang mencakup pembelajaran bahasa Jepang serta pembekalan kompetensi sebagai caregiver sesuai standar layanan kesehatan yang berlaku di negara tersebut.

Darmawansyah menilai sektor Kaigo memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang terus meningkat.

“Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk lanjut usia di Jepang mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor perawatan. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai standar yang di tetapkan.

Kemnaker juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas sumber dan legalitasnya. Informasi mengenai Program Pemagangan Jepang maupun Pelatihan Kaigo sebaiknya di peroleh melalui kanal resmi pemerintah.

“Seluruh tahapan rekrutmen dan seleksi di laksanakan melalui mekanisme yang telah di tetapkan,” tegas Darmawansyah. (fnr/*)

Berita Terkait

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik
Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100
Berapa Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Cek Besaran di Setiap Provinsi
Cara Membuat Akun SIAPkerja untuk Daftar Magang Nasional 2026, Ini Langkah-Lengkapnya
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Upah Setara UMP
Cara Cek PKH tahap 3 2026 Online Lewat Website dan Aplikasi, Pakai NIK KTP
Tarik Sebelum Hangus! Pencairan PKH dan BPNT Susulan Tahap II Tinggal Dua Hari Lagi
Bahlil Ungkap Alasan Pemerintah Luncurkan Biodiesel B50 pada 2026, Indonesia Stop Impor Solar
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:02

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:02

Berapa Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Cek Besaran di Setiap Provinsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:02

Cara Membuat Akun SIAPkerja untuk Daftar Magang Nasional 2026, Ini Langkah-Lengkapnya

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:02

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Upah Setara UMP

Berita Terbaru