ChatGPT, Gemini, dan Claude Lulus Ujian Masuk University of Tokyo, Nilainya Lampaui Peserta Terbaik

Pengujian LifePrompt menunjukkan sejumlah model AI terbaru mampu meraih skor lebih tinggi dibanding peserta manusia pada seleksi masuk University of Tokyo dan Kyoto University.

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi model AI buatan OpenAI (ChatGPT), Google (Gemini), dan Anthropic (Claude).(Foto: Ist via scalevise)

Ilustrasi model AI buatan OpenAI (ChatGPT), Google (Gemini), dan Anthropic (Claude).(Foto: Ist via scalevise)

Kiniin.com – Model kecerdasan buatan (AI) dari OpenAI, Google, dan Anthropic mencatat hasil mengejutkan dalam pengujian akademik di Jepang. ChatGPT, Gemini, dan Claude berhasil melewati ujian masuk University of Tokyo serta Kyoto University, dua kampus yang terkenal memiliki tingkat persaingan sangat tinggi. Tidak hanya lolos, beberapa model AI tersebut juga mencetak skor yang lebih tinggi di banding peserta manusia dengan nilai terbaik pada ujian yang sama.

Perusahaan AI asal Jepang, LifePrompt, mengungkap hasil tersebut setelah menguji ChatGPT 5.2 Thinking, Gemini 3 Pro Preview, dan Claude Opus 4.5 menggunakan soal ujian masuk tahun akademik 2026.

Ketiga model AI itu mengerjakan soal yang di gunakan dalam proses seleksi University of Tokyo dan Kyoto University. Kedua universitas tersebut selama ini di kenal sebagai tujuan utama para pelajar berprestasi di Jepang.

Setiap tahun, sekitar 500.000 siswa mengikuti ujian masuk perguruan tinggi di Jepang. Khusus University of Tokyo, persaingan untuk masuk ke fakultas-fakultas unggulan sering masuk dalam daftar seleksi akademik paling sulit di dunia.

ChatGPT Catat Skor Tertinggi

Dari seluruh model yang di uji, ChatGPT menunjukkan hasil paling menonjol. Pada jalur Natural Sciences III University of Tokyo, yang menjadi jalur masuk program kedokteran dan sains paling kompetitif, ChatGPT meraih 503 poin dari total 550 poin.

Nilai tersebut unggul 50 poin di banding peserta manusia dengan skor tertinggi yang memperoleh 453 poin. ChatGPT juga menyelesaikan ujian matematika dengan nilai sempurna.

Pada jalur Humanities and Social Sciences, ChatGPT mengumpulkan 452 poin dari total 550 poin. Angka itu melampaui skor tertinggi peserta yang di terima tahun ini, yaitu 434 poin.

Baca Juga :  Badai Tropis Jangmi Terjang Jepang, 9 Orang Terluka dan 47 Ribu Rumah Alami Pemadaman Listrik

Hasil serupa muncul pada ujian masuk Kyoto University. Untuk Fakultas Hukum, ChatGPT memperoleh 771 poin, sedangkan nilai tertinggi peserta manusia berada di angka 734 poin.

Pada seleksi Fakultas Kedokteran Kyoto University, ChatGPT mencatat 1.176 poin. Skor tersebut lebih tinggi di banding peserta terbaik yang meraih 1.098 poin.

Gemini dan Claude Juga Tembus Ambang Kelulusan

Keberhasilan itu tidak hanya datang dari ChatGPT. Gemini 3 Pro Preview dan Claude Opus 4.5 juga berhasil melewati batas kelulusan pada berbagai jalur seleksi di University of Tokyo maupun Kyoto University.

Menurut catatan LifePrompt, Gemini meraih nilai matematika sempurna pada beberapa jalur ujian. Sementara itu, Claude berhasil lolos di seluruh kategori yang di uji, termasuk Natural Sciences III University of Tokyo dan Fakultas Kedokteran Kyoto University.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan AI generatif tidak lagi terpusat pada satu model tertentu. Sejumlah model AI kelas atas kini mampu menyelesaikan soal akademik tingkat tinggi yang sebelumnya hanya dapat di kerjakan oleh peserta dengan kemampuan akademik sangat baik.

Perkembangan AI Melaju Sangat Cepat

Hasil terbaru ini berbeda jauh di banding kondisi dua tahun lalu. Pada 2024, LifePrompt pernah menguji GPT-4 menggunakan soal ujian masuk University of Tokyo. Saat itu, model tersebut belum mencapai nilai minimum untuk lolos seleksi.

Dalam waktu singkat, kemampuan AI berkembang pesat. Pada Januari 2026, ChatGPT mencatat rata-rata nilai 97 persen pada 15 mata pelajaran ujian masuk nasional Jepang dan memperoleh sembilan nilai sempurna.

Baca Juga :  Domain .ai.id Resmi Diluncurkan, Perkuat Identitas Digital Industri AI Indonesia

Pencapaian terbaru di University of Tokyo dan Kyoto University memperlihatkan bahwa peningkatan kemampuan AI masih terus berlangsung.

Soal Esai Masih Menjadi Tantangan

Meski unggul dalam banyak bidang, AI belum mampu menguasai semua jenis soal. LifePrompt menemukan bahwa AI tampil sangat baik pada mata pelajaran yang memiliki jawaban pasti, seperti matematika, fisika, kimia, dan informatika.

Sebaliknya, performanya menurun ketika menghadapi soal yang membutuhkan analisis mendalam, argumentasi, dan interpretasi terbuka.

Perbedaan itu terlihat jelas pada ujian sejarah dunia. ChatGPT meraih sekitar 90 persen nilai pada ujian bahasa Inggris, tetapi hanya memperoleh sekitar 25 persen pada soal esai sejarah dunia.

Pengajar dari Kawai Juku, salah satu lembaga bimbingan belajar terbesar di Jepang, menilai esai tersebut secara langsung. Dengan demikian, hasilnya tidak berasal dari sistem penilaian otomatis komputer.

Kepala LifePrompt, Satoshi Endo, menilai perkembangan AI saat ini perlu menjadi perhatian dunia pendidikan dan dunia usaha.

“Kecepatan evolusi AI sangat tinggi. Perusahaan perlu mulai memikirkan bagaimana bentuk pekerjaan dan model bisnis mereka dalam 10 hingga 20 tahun mendatang,” kata Endo.

Pandangan serupa datang dari Profesor Satoshi Kurihara dari Keio University yang juga menjabat Ketua Japanese Society for Artificial Intelligence.

Menurut Kurihara, manusia dan AI tidak perlu di tempatkan sebagai pesaing langsung. AI unggul dalam mengolah dan menganalisis data dalam jumlah besar, sedangkan manusia masih memiliki kelebihan dalam kreativitas, penalaran, serta kemampuan memahami konteks yang lebih luas.

Informasi ini di himpun dari GizChina. (fnr/*)

Berita Terkait

4 Skill Manusia yang Tak Bisa Digantikan AI dan Robot
Rekomendasi Generator AI untuk Bikin Video Berkualitas 2026
Cara Membuat Poster AI di Canva, Praktis untuk Pemula Tanpa Skill Desain
Indonesia Segera Punya Satelit Buatan Sendiri, BRIN Luncurkan NEO 1
WhatsApp Uji Coba Username, Pakar Soroti Risiko Penipuan Digital
Cara Ganti Nama WhatsApp Tanpa Hapus Chat, Begini Langkah Mudahnya
WhatsApp Hadirkan Fitur Username, Simak Cara Reservasi Nama Sebelum Dipakai Pengguna Lain
Harga iPhone 17 Series Naik Lagi di Indonesia Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:02

4 Skill Manusia yang Tak Bisa Digantikan AI dan Robot

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:02

Rekomendasi Generator AI untuk Bikin Video Berkualitas 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:02

Cara Membuat Poster AI di Canva, Praktis untuk Pemula Tanpa Skill Desain

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:02

Indonesia Segera Punya Satelit Buatan Sendiri, BRIN Luncurkan NEO 1

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:03

WhatsApp Uji Coba Username, Pakar Soroti Risiko Penipuan Digital

Berita Terbaru