Kiniin.com – Badai tropis Jangmi melanda wilayah barat daya Jepang pada Selasa (2/6/2026) waktu setempat. Badai ini menyebabkan sedikitnya sembilan orang terluka, memutus aliran listrik ke puluhan ribu rumah, serta mengganggu jadwal penerbangan di sejumlah wilayah.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperingatkan masyarakat mengenai risiko gelombang tinggi, banjir, dan tanah longsor saat Jangmi bergerak ke arah utara. Sebelumnya, Jangmi berstatus topan sebelum melemah menjadi badai tropis setelah melintasi Pulau Okinawa pada Senin (1/6).
Pada Selasa pagi, lebih dari 30.000 rumah tangga di Prefektur Kagoshima di laporkan mengalami pemadaman listrik. Di Okinawa, sekitar 17.000 rumah juga terdampak gangguan serupa.
Juru Bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara, mengatakan sedikitnya sembilan orang mengalami luka-luka dalam sejumlah kejadian badai di Okinawa.
Laporan NHK menyebutkan beberapa korban terluka akibat benda yang di terbangkan angin kencang. Selain itu, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan, sementara beberapa warga terjatuh karena tidak mampu menjaga keseimbangan saat di terpa angin.
Kihara juga mengingatkan kemungkinan terganggunya layanan transportasi umum di Tokyo dan daerah sekitarnya ketika badai mendekat pada Rabu (3/6).
“Kepada warga yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak, harap mengikuti informasi evakuasi dari pemerintah daerah dan mempertimbangkan untuk mengungsi lebih awal jika di perlukan,” kata Kihara dalam konferensi pers.
Ia meminta masyarakat tetap berhati-hati dan segera mengambil langkah pengamanan untuk melindungi diri serta keluarga dari dampak cuaca buruk.
Gangguan juga terjadi di sektor penerbangan. All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL), dua maskapai terbesar di Jepang, membatalkan sekitar 600 penerbangan yang di jadwalkan beroperasi antara Senin (1/6) hingga Rabu (3/6) waktu setempat akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. (if/*)










Komentar