Badai Tropis Jangmi Terjang Jepang, 9 Orang Terluka dan 47 Ribu Rumah Alami Pemadaman Listrik

Cuaca ekstrem akibat badai tropis Jangmi memicu pemadaman listrik, melukai sembilan orang, dan menyebabkan ratusan penerbangan dibatalkan di Jepang.

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi badai (Foto: AI)

ilustrasi badai (Foto: AI)

Kiniin.com – Badai tropis Jangmi melanda wilayah barat daya Jepang pada Selasa (2/6/2026) waktu setempat. Badai ini menyebabkan sedikitnya sembilan orang terluka, memutus aliran listrik ke puluhan ribu rumah, serta mengganggu jadwal penerbangan di sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperingatkan masyarakat mengenai risiko gelombang tinggi, banjir, dan tanah longsor saat Jangmi bergerak ke arah utara. Sebelumnya, Jangmi berstatus topan sebelum melemah menjadi badai tropis setelah melintasi Pulau Okinawa pada Senin (1/6).

Pada Selasa pagi, lebih dari 30.000 rumah tangga di Prefektur Kagoshima di laporkan mengalami pemadaman listrik. Di Okinawa, sekitar 17.000 rumah juga terdampak gangguan serupa.

Baca Juga :  Baterai Smartphone Cepat Habis? Coba 7 Cara Ini

Juru Bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara, mengatakan sedikitnya sembilan orang mengalami luka-luka dalam sejumlah kejadian badai di Okinawa.

Laporan NHK menyebutkan beberapa korban terluka akibat benda yang di terbangkan angin kencang. Selain itu, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan, sementara beberapa warga terjatuh karena tidak mampu menjaga keseimbangan saat di terpa angin.

Kihara juga mengingatkan kemungkinan terganggunya layanan transportasi umum di Tokyo dan daerah sekitarnya ketika badai mendekat pada Rabu (3/6).

“Kepada warga yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak, harap mengikuti informasi evakuasi dari pemerintah daerah dan mempertimbangkan untuk mengungsi lebih awal jika di perlukan,” kata Kihara dalam konferensi pers.

Baca Juga :  Tren Tinggal Sebulan di Korea Selatan Meningkat, Wisatawan Ingin Rasakan Kehidupan Lokal

Ia meminta masyarakat tetap berhati-hati dan segera mengambil langkah pengamanan untuk melindungi diri serta keluarga dari dampak cuaca buruk.

Gangguan juga terjadi di sektor penerbangan. All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL), dua maskapai terbesar di Jepang, membatalkan sekitar 600 penerbangan yang di jadwalkan beroperasi antara Senin (1/6) hingga Rabu (3/6) waktu setempat akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. (if/*)

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, WHO Catat Lebih dari 1.300 Korban Jiwa
SpaceX Kantongi Rp 1.339 Triliun dari IPO, Targetkan 100 Ribu Satelit
El Niño Diprediksi Menguat, Produksi Pangan Asia Terancam dan Harga Beras Mulai Naik
China Resmikan Pusat Data AI Bawah Laut Pertama Berbasis Energi Angin Lepas Pantai
Singapura Jadi Tujuan Wisata Favorit Turis Indonesia dan Filipina Menurut Survei 2026
Piala Dunia 2026 Diikuti 1.248 Pemain dari 48 Negara, Messi dan Ronaldo Berpeluang Cetak Rekor
Tren Tinggal Sebulan di Korea Selatan Meningkat, Wisatawan Ingin Rasakan Kehidupan Lokal
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:01

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, WHO Catat Lebih dari 1.300 Korban Jiwa

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:05

SpaceX Kantongi Rp 1.339 Triliun dari IPO, Targetkan 100 Ribu Satelit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:00

El Niño Diprediksi Menguat, Produksi Pangan Asia Terancam dan Harga Beras Mulai Naik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:00

China Resmikan Pusat Data AI Bawah Laut Pertama Berbasis Energi Angin Lepas Pantai

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00

Singapura Jadi Tujuan Wisata Favorit Turis Indonesia dan Filipina Menurut Survei 2026

Berita Terbaru