Metranet Perluas SPMB Online ke 5.000 Sekolah di 15 Provinsi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Metranet Perluas SPMB Online ke 5.000 Sekolah di 15 Provinsi (Foto: Ist)

Metranet Perluas SPMB Online ke 5.000 Sekolah di 15 Provinsi (Foto: Ist)

Kiniin.com – PT Metra-Net (Metranet), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), terus memperluas layanan digital di sektor publik melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online. Hingga pertengahan 2026, platform SCALA telah di gunakan oleh 147 instansi pendidikan. Cakupannya mencapai lebih dari 5.000 sekolah yang tersebar di 15 provinsi serta 30 kabupaten dan kota di Indonesia.

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi Metranet untuk memperkuat kontribusi bisnis pendukung (ancillary business) di lingkungan Telkom Group. Di saat yang sama, perusahaan juga mendorong percepatan transformasi digital pada layanan pendidikan di berbagai daerah.

DKI Jakarta Jadi Wilayah Implementasi Terbesar

DKI Jakarta menjadi daerah dengan penggunaan sistem terbesar. Sebanyak 2.179 satuan pendidikan telah memanfaatkan platform tersebut. Sistem ini di gunakan untuk mengelola proses penerimaan murid baru secara terintegrasi, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK.

Melalui sistem yang terpusat, sekolah dan pemerintah daerah dapat mengelola pendaftaran dengan lebih efektif. Manfaat ini terasa terutama saat jumlah pendaftar meningkat dalam waktu yang bersamaan. Infrastruktur teknologi yang andal juga membantu menjaga stabilitas layanan selama masa penerimaan siswa baru berlangsung.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Jalani Operasi Setelah Ditemukan Benjolan di Bahu

Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menilai teknologi kini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan layanan publik. Hal itu termasuk dalam proses penerimaan murid baru yang membutuhkan transparansi dan akurasi data.

“Pemanfaatan teknologi dalam proses penerimaan murid baru tidak lagi menjadi kebutuhan tambahan, melainkan fondasi penting untuk menghadirkan layanan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien,” kata Faisal dalam keterangan resminya, Sabtu (14/6/2026).

Dukungan Teknis Disiapkan Selama Masa Pendaftaran

Faisal menjelaskan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada platform yang di gunakan. Dukungan operasional dan pendampingan kepada pengguna juga menjadi faktor penting agar layanan berjalan optimal.

Karena itu, Metranet menyiapkan layanan bantuan teknis selama masa pendaftaran berlangsung. Tim pendukung beroperasi selama 24 jam setiap hari untuk membantu mengatasi kendala yang mungkin muncul saat aktivitas pendaftaran meningkat.

Baca Juga :  SPMB Kota Jambi 2026 Libatkan Forkopimda, Perkuat Pengawasan Penerimaan Siswa Baru

SCALA Integrasikan Beragam Layanan Digital

SCALA merupakan platform Business-to-Business (B2B) Framework yang di kembangkan Metranet. Platform ini menggabungkan berbagai layanan digital dalam satu sistem. Fitur yang tersedia mencakup analitik data, Enterprise Resource Planning (ERP), keamanan siber, hingga tanda tangan digital.

Pemanfaatan SCALA tidak terbatas pada pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Platform ini juga di gunakan sebagai wadah pengembangan startup. Melalui ekosistem tersebut, berbagai produk digital di persiapkan agar siap masuk ke pasar korporasi maupun instansi pemerintah.

Kontribusi Bisnis Pendukung Telkom Group

Berdasarkan laporan keuangan Telkom Group pada kuartal I 2026, lini bisnis pendukung memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan. Kontribusi tersebut berasal dari sejumlah anak usaha, termasuk Metranet, TelkomMetra, Finnet, dan MDI Ventures.

Secara kolektif, unit-unit bisnis tersebut menyumbang pendapatan eksternal sebesar Rp1,92 triliun kepada Telkom Group pada periode tersebut. (fnr/*)

Berita Terkait

Anak Muda Mulai Beralih ke ChatGPT, Mengapa Google Tak Lagi Jadi Pilihan Utama?
Kanwil Kemenag Jambi Atur Penggunaan HP di Madrasah
Perpisahan Siswa di Kerinci Berlangsung Sederhana, Disdik Kerinci Terus Lakukan Pengawasan
Garuda AI Impact Summit 2026 dorong pengembangan AI nasional
Tunjangan Guru Non-ASN Naik Rp2 Juta, Transfer Langsung ke Rekening Guru
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Garda Depan Literasi Digital dan Lawan Kejahatan Siber
Sekolah Rakyat Didorong Menjadi Ruang Aman dan Inklusif bagi Anak Disabilitas
Game Edukatif Anak di HP: Manfaat, Rekomendasi Permainan, dan Tips Memilih yang Tepat
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:00 WIB

Anak Muda Mulai Beralih ke ChatGPT, Mengapa Google Tak Lagi Jadi Pilihan Utama?

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:02 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Atur Penggunaan HP di Madrasah

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB

Perpisahan Siswa di Kerinci Berlangsung Sederhana, Disdik Kerinci Terus Lakukan Pengawasan

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:00 WIB

Garuda AI Impact Summit 2026 dorong pengembangan AI nasional

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

Metranet Perluas SPMB Online ke 5.000 Sekolah di 15 Provinsi

Berita Terbaru