Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, MBG dan Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Kiniin.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus mengevaluasi pelaksanaan program prioritas nasional agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Program yang menjadi perhatian antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Menurut Purbaya, setiap program baru membutuhkan penyempurnaan pada tahap awal. Karena itu, pemerintah terus melakukan efisiensi anggaran, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi pelaksana agar penggunaan APBN semakin akuntabel.

“Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera di perbaiki dan pengawasannya di perkuat,” kata Purbaya dalam keterangan resminya, Jumat (3/7).

Baca Juga :  Disdik Kerinci Dorong Pemerataan Siswa Melalui Sinergi Sekolah dan Pemerintah Desa

Ia menjelaskan Kementerian Keuangan selalu menyampaikan analisis risiko fiskal dan dampak anggaran dalam setiap pembahasan kebijakan strategis di kabinet. Seluruh kebijakan pemerintah, lanjutnya, di putuskan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, aspek sosial, dan kemampuan fiskal negara.

Purbaya juga memastikan Indonesia tidak sedang menuju krisis. Pemerintah terus menjaga stabilitas melalui kebijakan fiskal yang prudent, penguatan pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan efektivitas program prioritas.

Baca Juga :  Pedro Acosta Kuasai Practice MotoGP Hungaria 2026, Bagnaia Terlempar ke Q1

“Tahun lalu defisit APBN berada di kisaran 2,81 persen dari PDB dan tahun ini di perkirakan tetap di bawah 3 persen. Rasio utang pemerintah juga masih sekitar 40 persen terhadap PDB sehingga masih berada dalam kategori yang prudent,” ujarnya.

Selain menjaga kesehatan APBN, pemerintah memperkuat reformasi di lingkungan Kementerian Keuangan melalui peningkatan pengawasan, rotasi pegawai, serta penindakan terhadap aparatur yang terbukti melakukan penyimpangan guna memperkuat integritas lembaga dan penerimaan negara. (fnr/*)

Berita Terkait

Harga Cabai Merah Kayu Aro Kerinci Naik Dibanding Pekan Lalu
Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100
Potensi Ekonomi Digital Indonesia Didukung AI Capai Rp66 Triliun
Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?
Kabar Baik! Pengemudi Ojol Kini Bisa Punya Rumah Subsidi Tanpa DP
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Kembali Turun
Paket Stimulus Rp26,34 Triliun Meluncur, Pemerintah Beri Insentif Pajak hingga Bantuan Beras
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 Juni 2026 Naik, Cek Daftar Harga Terbaru
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:32

Harga Cabai Merah Kayu Aro Kerinci Naik Dibanding Pekan Lalu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:02

Potensi Ekonomi Digital Indonesia Didukung AI Capai Rp66 Triliun

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:04

Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:04

Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, MBG dan Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi

Berita Terbaru