Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rumah kosong sebaiknya dijual atau disewakan (Foto: Freepik)

Ilustrasi rumah kosong sebaiknya dijual atau disewakan (Foto: Freepik)

Kiniin.comRumah yang sudah tidak di tempati sering membuat pemilik bingung menentukan pilihan. Sebagian orang memilih menjualnya untuk mendapatkan dana dalam waktu cepat. Sebagian lainnya lebih memilih menyewakan rumah agar tetap mendapat penghasilan tanpa kehilangan aset.

Kedua pilihan tersebut sama-sama menawarkan keuntungan. Namun, keputusan terbaik bergantung pada kebutuhan finansial, kondisi pasar properti, serta rencana keuangan jangka panjang yang di miliki setiap pemilik rumah.

Sebelum menentukan pilihan, pahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari menjual maupun menyewakan rumah berikut ini.

1. Menjual rumah memberikan dana dalam waktu singkat

Menjual rumah menjadi pilihan tepat bagi pemilik yang membutuhkan dana besar dalam waktu dekat. Uang hasil penjualan dapat dimanfaatkan untuk membeli rumah baru, menambah modal usaha, membiayai pendidikan, atau memenuhi kebutuhan penting lainnya.

Setelah proses transaksi selesai, pemilik langsung menerima dana sesuai nilai penjualan. Namun, keputusan ini juga berarti melepas hak kepemilikan atas rumah beserta peluang menikmati kenaikan harga properti pada masa mendatang.

Baca Juga :  Produk Indonesia Berpotensi Kena Tarif 18% di AS, Ini Penjelasan Pemerintah

2. Menyewakan rumah menghasilkan pemasukan secara rutin

Menyewakan rumah dapat memberikan pendapatan secara berkala melalui pembayaran sewa bulanan maupun tahunan. Selain memperoleh pemasukan, pemilik tetap mempertahankan kepemilikan aset yang nilainya berpotensi meningkat seiring waktu.

Meski begitu, rumah sewa tetap membutuhkan perhatian. Pemilik perlu menyiapkan anggaran untuk perawatan, perbaikan jika terjadi kerusakan, serta mengantisipasi kemungkinan rumah tidak langsung mendapatkan penyewa.

3. Nilai properti berpeluang terus meningkat

Harga properti umumnya mengalami kenaikan dalam jangka panjang, terutama jika rumah berada di kawasan yang berkembang. Kondisi tersebut membuat banyak orang memilih mempertahankan rumah dan menyewakannya sebagai investasi.

Di sisi lain, apabila harga properti sedang berada pada level tinggi dan peluang kenaikannya diperkirakan terbatas dalam waktu dekat, menjual rumah juga dapat menjadi keputusan yang menguntungkan.

4. Perhitungkan biaya perawatan rumah

Rumah yang disewakan harus tetap berada dalam kondisi layak huni agar menarik bagi calon penyewa. Karena itu, pemilik perlu menyediakan dana untuk pemeliharaan rutin maupun perbaikan jika muncul kerusakan selama masa sewa.

Baca Juga :  Harga Emas Antam 3 Juni 2026 Belum Bergerak

Berbeda dengan rumah yang sudah terjual. Setelah proses jual beli selesai, pemilik baru akan menanggung biaya perawatan dan kewajiban pajak properti.

5. Sesuaikan keputusan dengan tujuan keuangan

Pilihan menjual atau menyewakan rumah sebaiknya mengikuti kebutuhan dan target keuangan masing-masing. Jika membutuhkan dana dalam waktu dekat, menjual rumah dapat menjadi solusi yang lebih tepat.

Sebaliknya, apabila ingin memperoleh penghasilan tambahan secara berkelanjutan sekaligus mempertahankan aset properti, menyewakan rumah layak dipertimbangkan.

Pada akhirnya, tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang. Menjual rumah lebih cocok bagi mereka yang membutuhkan dana cepat, sedangkan menyewakan rumah menjadi pilihan menarik bagi pemilik yang ingin membangun pendapatan pasif sekaligus menjaga nilai investasi properti dalam jangka panjang. (fnr/*)

Berita Terkait

Harga Cabai Merah Kayu Aro Kerinci Naik Dibanding Pekan Lalu
Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100
Potensi Ekonomi Digital Indonesia Didukung AI Capai Rp66 Triliun
Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, MBG dan Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi
Kabar Baik! Pengemudi Ojol Kini Bisa Punya Rumah Subsidi Tanpa DP
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Kembali Turun
Paket Stimulus Rp26,34 Triliun Meluncur, Pemerintah Beri Insentif Pajak hingga Bantuan Beras
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 Juni 2026 Naik, Cek Daftar Harga Terbaru
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:32

Harga Cabai Merah Kayu Aro Kerinci Naik Dibanding Pekan Lalu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:02

Potensi Ekonomi Digital Indonesia Didukung AI Capai Rp66 Triliun

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:04

Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:04

Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, MBG dan Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi

Berita Terbaru