Kiniin.com – Apa itu tunarungu, penyebab, cara berkomunikasi, dan alat bantu dengar menjadi informasi penting yang perlu dipahami masyarakat. Tunarungu merupakan kondisi seseorang yang mengalami gangguan pada fungsi indera pendengaran, baik sebagian maupun total.
Istilah tunarungu berasal dari kata tuna yang berarti kurang dan rungu yang berarti pendengaran. Kondisi seperti ini mempengaruhi kemampuan seseorang dalam menangkap suara sehingga mempengaruhi perkembangan basaha.
Penyebab terjadinya tunarungu antara lain:
- Faktor bawaan yang terjadi sejak lahir akibat genetik ataupun infeksi kehamilan seperti TORCH (Taksoplasma, Rubella, CMV, Herpes).
- faktor di dapat yang pada umumnya muncul setelah lahir karena infeksi, cidera, paparan suara bising yang sangat keras dalam waktu lama, efek samping dari penyakit tertentu ataupun proses penuaan.
Cara berkomunikasi dengan seseorang yang mengalami gangguan pendengaran atau tunarungu adalah dengan cara menggunakan bahasa isyarat dan kontak visual.
- Bahasa isyarat di lakukan dengan cara menggunakan gestur atau gerakan dari tangan di iringi dengan ekspresi wajah, bahasa isyarat di gunakan untuk membantu menyampaikan pesan dengan lebih nyaman.
- Kontak visual selalu di lakukan saat berkomunikasi dengan seseorang yang mengalami gangguan tunarungu dengan cara saat berkomunikasi selalu menjaga kontak mata, posisi wajah sejajar, agar lawan bicara yang mengalami gangguan pendengaran atau tunarungu dapat membaca gerak bibir kita saat berkomunikasi.
Seseorang yang mengalami gangguan pendengaran atau tunarungu yang masih memiliki sisa pendengaran sebagian ada yang menggunakan alat bantu dengar ataupun implan koklea guna memaksimalkan sisa fungsi pendengarannya.
Pemilihan alat bantu dengar untuk tunarungu harus melalui pemeriksaan dokter THT atau audiolog agar sesuai dengan tingkat keparahan gangguan pendengaran. Jenis yang paling umum di gunakan anak-anak adalah model Behind-The-Ear (BTE) karena aman, mudah di sesuaikan dengan pertumbuhan telinga.
Tips memilih alat bantu dengar
- Pilih tipe BTE karena bagian badan alat berada di belakangan daun telinga dan terhubung dengan cetakan telinga yang pas untuk anak.
- Pastikan melakukan tes audiometri terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat ambang batas pendengaran.
- Utamakan fitur digital agar suara bising bisa di saring dan suara bicara bisa jelas.
- Konsultasi kebutuhan dengan ahli medis mengenai jenis perangkat yang paling tepat.
Seseorang yang mengalami gangguan pendengaran juga cenderung sensitif dan perasa dengan lingkungan sekitar.
Penulis : iim
Editor : fnr











Komentar