Kabar Baik! Pengemudi Ojol Kini Bisa Punya Rumah Subsidi Tanpa DP

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara rumah subsidi yang telah selesai dibangun di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, (Foto: Putra M. Akbar/Antara Foto)

Foto udara rumah subsidi yang telah selesai dibangun di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, (Foto: Putra M. Akbar/Antara Foto)

Kiniin.com – Pengemudi ojek online kini memiliki kesempatan lebih besar untuk memiliki rumah pertama. Melalui kerja sama BP Tapera dan GoTo, Mitra Driver Gojek yang memenuhi syarat dapat mengajukan KPR Sejahtera FLPP dengan uang muka atau DP sebesar 0 persen.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, bersama Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho, menandatangani perjanjian tersebut.

Kerja sama ini menyasar pekerja sektor informal, terutama Mitra Driver Gojek. Tujuannya agar mereka lebih mudah memperoleh rumah subsidi. Selain membuka akses pembiayaan, BP Tapera dan Gojek juga akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait program FLPP kepada para mitra.

Sid Herdi Kusuma menjelaskan bahwa kebijakan DP 0 persen merupakan bentuk dukungan pemerintah. Kebijakan ini di tujukan bagi pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan, tetapi belum memiliki rumah.

“Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai MBR dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/7).

Baca Juga :  Harga Emas Antam 3 Juni 2026 Belum Bergerak

Syarat dan Proses Verifikasi

Meski menawarkan kemudahan, BP Tapera tetap melakukan proses verifikasi. Langkah ini untuk memastikan penerima manfaat benar-benar memenuhi syarat. Hasil verifikasi akan menjadi dasar penentuan kelayakan sebelum calon penerima mengikuti proses pembiayaan.

BP Tapera akan memeriksa beberapa syarat. Di antaranya usia 21 hingga 45 tahun, tingkat penyelesaian perjalanan (trip), serta jumlah jam aktif atau waktu online setiap bulan. Selain itu, pemohon harus termasuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah dan belum pernah memiliki rumah.

Sid menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kemudahan pembiayaan. Kemampuan penerima dalam mengelola keuangan juga menjadi faktor penting.

“Edukasi harus di lakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” katanya.

BP Tapera dan Gojek akan menjalankan kerja sama ini hingga 2027. Kedua pihak berharap semakin banyak Mitra Driver di berbagai daerah dapat memanfaatkan program ini.

Baca Juga :  Produk Indonesia Berpotensi Kena Tarif 18% di AS, Ini Penjelasan Pemerintah

Di sisi lain, penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga membuka peluang lebih luas. Kebijakan ini membantu masyarakat dalam mengakses pembiayaan perumahan.

Melalui skema DP 0 persen, Mitra Driver Gojek yang lolos verifikasi dan memenuhi syarat perbankan dapat mengajukan KPR Subsidi FLPP tanpa uang muka. Kebijakan ini di harapkan dapat meringankan langkah masyarakat untuk memiliki rumah pertama.

Berdasarkan data BP Tapera per 2 Juli 2026, penyaluran FLPP telah mencapai 93.339 unit rumah. Total pembiayaan yang di salurkan mencapai Rp11,60 triliun.

Kelompok pekerja swasta menjadi penerima terbanyak dengan 61.126 unit atau 65,49 persen. Posisi berikutnya di tempati kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit atau 17,02 persen. Selanjutnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit atau 8,19 persen, serta anggota TNI/Polri sebanyak 1.394 unit atau 1,49 persen. (fnr/*)

Berita Terkait

Harga Cabai Merah Kayu Aro Kerinci Naik Dibanding Pekan Lalu
Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100
Potensi Ekonomi Digital Indonesia Didukung AI Capai Rp66 Triliun
Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?
Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, MBG dan Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Kembali Turun
Paket Stimulus Rp26,34 Triliun Meluncur, Pemerintah Beri Insentif Pajak hingga Bantuan Beras
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 18 Juni 2026 Naik, Cek Daftar Harga Terbaru
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:32

Harga Cabai Merah Kayu Aro Kerinci Naik Dibanding Pekan Lalu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:02

Potensi Ekonomi Digital Indonesia Didukung AI Capai Rp66 Triliun

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:04

Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:04

Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Kuat, MBG dan Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi

Berita Terbaru