Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalteng

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalteng (Foto: dok. Karantina Jambi)

Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalteng (Foto: dok. Karantina Jambi)

Kiniin.com, Jambi – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Jambi memastikan sebanyak 262.240 batang bibit eukaliptus (Eucalyptus sp) yang dikirim ke Kalimantan Tengah dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan karantina tumbuhan.

Bibit dengan nilai ekonomi mencapai Rp224,4 juta tersebut di berangkatkan melalui kargo Bandara Sultan Thaha Jambi setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengujian. Dengan demikian, bibit bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) sehingga aman untuk di lalulintaskan antarwilayah.

Pengawasan Ketat Cegah Penyebaran Hama dan Penyakit Tanaman

Kepala Karantina Jambi, Sudiwan Situmorang, mengatakan pengawasan terhadap lalu lintas komoditas tumbuhan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penyebaran hama maupun penyakit tanaman yang berpotensi mengganggu sektor kehutanan dan perkebunan.

Menurut dia, setiap komoditas tumbuhan yang akan dikirim ke daerah lain wajib memenuhi standar kesehatan tumbuhan. Karena itu, petugas karantina melakukan pemeriksaan lapangan dan pengujian laboratorium sebelum menerbitkan sertifikat karantina.

Baca Juga :  Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Kerinci Dibuka 22 Juni 2026, Berikut Jadwal dan Kuotanya

“Melalui pemeriksaan dan pengujian yang kami lakukan, Karantina memastikan komoditas yang dikirim dalam kondisi sehat dan tidak menjadi media penyebaran OPTK ke daerah tujuan,” kata Sudiwan, Minggu (14/6/2026).

Pengiriman Bibit Eukaliptus dari Jambi Terus Meningkat

Data Best Trust menunjukkan pengiriman bibit eukaliptus dari Jambi mengalami peningkatan. Pada Desember 2025 tercatat tiga kali pengiriman dengan total 70.420 bibit. Sementara itu hingga Juni 2026, jumlah pengiriman telah mencapai empat kali dengan total 310.440 bibit.

Sudiwan menilai meningkatnya distribusi bibit eukaliptus tersebut mencerminkan dukungan terhadap pengembangan sektor kehutanan nasional. Ia menegaskan pengawasan karantina yang konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan hayati sekaligus mendukung kelancaran distribusi komoditas tumbuhan.

Baca Juga :  Anak Muda Mulai Beralih ke ChatGPT, Mengapa Google Tak Lagi Jadi Pilihan Utama?

Pemeriksaan Laboratorium Pastikan Bibit Bebas Penyakit

Sebelum sertifikat karantina di terbitkan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi pre nursery untuk mengecek kondisi bibit. Pemeriksaan di fokuskan pada deteksi keberadaan Austropuccinia psidii, cendawan penyebab penyakit karat daun yang dapat menyerang tanaman dari famili Myrtaceae, termasuk eukaliptus.

Selain pemeriksaan visual, sampel bibit juga menjalani pengujian laboratorium guna memastikan kesehatannya. Hasilnya, seluruh bibit dalam kondisi baik dan tumbuh secara optimal.

“Dari hasil pemeriksaan tidak di temukan gejala yang mengarah pada keberadaan Austropuccinia psidii. Dengan demikian, proses produksi dan pemeliharaan bibit berjalan dengan baik sehingga tidak berisiko menyebarkan penyakit ke wilayah tujuan,” ujar Sudiwan. (fnr/*)

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Mulai Berjalan, Petugas BPS Jambi Datangi Warga dari Rumah ke Rumah
Petani Muara Sebo Ilir Percepat Tanam Padi, Antisipasi Kemarau dan Ancaman Kekeringan
Mentan Gandeng KPK Awasi Program Bibit Rp9,95 Triliun, Temukan Potensi Kerugian Rp3,3 Miliar
Kanwil Kemenag Jambi Atur Penggunaan HP di Madrasah
Perpisahan Siswa di Kerinci Berlangsung Sederhana, Disdik Kerinci Terus Lakukan Pengawasan
Batik Air Resmi Layani Rute Jakarta–Muara Bungo, Disambut Sejumlah Pejabat
BRMP Jambi Dukung Swasembada Pangan melalui Gerakan Tanam Serentak di Batanghari
Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot, BMKG: Warga Tetap Waspadai Potensi Karhutla
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Mulai Berjalan, Petugas BPS Jambi Datangi Warga dari Rumah ke Rumah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00 WIB

Petani Muara Sebo Ilir Percepat Tanam Padi, Antisipasi Kemarau dan Ancaman Kekeringan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:10 WIB

Mentan Gandeng KPK Awasi Program Bibit Rp9,95 Triliun, Temukan Potensi Kerugian Rp3,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:02 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Atur Penggunaan HP di Madrasah

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB

Perpisahan Siswa di Kerinci Berlangsung Sederhana, Disdik Kerinci Terus Lakukan Pengawasan

Berita Terbaru