Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot, BMKG: Warga Tetap Waspadai Potensi Karhutla

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pantauan Titik Hotspot oleh BMKG (Foto: Ist)

Pantauan Titik Hotspot oleh BMKG (Foto: Ist)

Kiniin.com, KerinciBMKG Stasiun Meteorologi Depati Parbo Kerinci mencatat tidak ada titik panas (hotspot) di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh hingga 12 Juni 2026. Kondisi ini menunjukkan kedua daerah tersebut masih relatif aman dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pemantauan satelit terbaru, Kerinci dan Sungai Penuh menjadi dua wilayah di bagian barat Provinsi Jambi yang belum terdeteksi hotspot.

Di sisi lain, sejumlah daerah di Jambi masih mencatat adanya titik panas. Kabupaten Muaro Jambi menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni lima titik.

Baca Juga :  Prabowo: Pendidikan Jadi Kunci Kesejahteraan, Pembangunan Sekolah Rakyat Harus Dipercepat

Kabupaten Merangin dan Sarolangun masing-masing terpantau memiliki tiga titik panas. Sementara itu, Kabupaten Batanghari mencatat dua hotspot dan Kabupaten Bungo satu titik panas.

Tidak di temukannya hotspot di Kerinci dan Sungai Penuh menjadi kabar positif di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap ancaman karhutla. Meski demikian, masyarakat tetap di minta berhati-hati saat beraktivitas di perkebunan maupun lahan terbuka yang berisiko memicu kebakaran.

BMKG menjelaskan bahwa hotspot tidak selalu menunjukkan adanya kebakaran. Titik panas merupakan indikator awal yang perlu di verifikasi melalui pemeriksaan langsung di lapangan.

Baca Juga :  Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Operasional Ditargetkan pada 2027

Pemantauan terus di lakukan untuk mengantisipasi munculnya hotspot baru, terutama saat suhu udara meningkat dan cuaca menjadi lebih kering.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga di harapkan memperkuat langkah pencegahan karhutla melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta penanganan cepat jika di temukan indikasi kebakaran.

Hingga 12 Juni 2026, data BMKG Depati Parbo Kerinci menunjukkan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih bebas dari hotspot serta berada dalam kondisi yang relatif aman dari ancaman karhutla. (fnr/*)

Berita Terkait

Welcome Back! Gunung Labu Festival 2026 Gunung Labu Festival Kembali Hadir di Kerinci
Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Sanggaran Agung, Tegaskan Pentingnya Menjaga Adat
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Operasional Ditargetkan pada 2027
Wako Alfin Terima Gelar Adat pada Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh
Nyerau dan Mendingin Negroi Sambut Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak
Libur Sekolah Dongkrak Wisata Kerinci, Gunung Kerinci Tetap Jadi Destinasi Favorit
RSUD Kerinci Masih Berikan Layanan Pengobatan Dasar Gratis
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:02

Welcome Back! Gunung Labu Festival 2026 Gunung Labu Festival Kembali Hadir di Kerinci

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:02

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Sanggaran Agung, Tegaskan Pentingnya Menjaga Adat

Senin, 6 Juli 2026 - 10:05

Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Operasional Ditargetkan pada 2027

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:05

Wako Alfin Terima Gelar Adat pada Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:01

Nyerau dan Mendingin Negroi Sambut Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru