Kiniin.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah terus mengevaluasi pelaksanaan program prioritas nasional agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Program yang menjadi perhatian antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Menurut Purbaya, setiap program baru membutuhkan penyempurnaan pada tahap awal. Karena itu, pemerintah terus melakukan efisiensi anggaran, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi pelaksana agar penggunaan APBN semakin akuntabel.
“Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera di perbaiki dan pengawasannya di perkuat,” kata Purbaya dalam keterangan resminya, Jumat (3/7).
Ia menjelaskan Kementerian Keuangan selalu menyampaikan analisis risiko fiskal dan dampak anggaran dalam setiap pembahasan kebijakan strategis di kabinet. Seluruh kebijakan pemerintah, lanjutnya, di putuskan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, aspek sosial, dan kemampuan fiskal negara.
Purbaya juga memastikan Indonesia tidak sedang menuju krisis. Pemerintah terus menjaga stabilitas melalui kebijakan fiskal yang prudent, penguatan pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan efektivitas program prioritas.
“Tahun lalu defisit APBN berada di kisaran 2,81 persen dari PDB dan tahun ini di perkirakan tetap di bawah 3 persen. Rasio utang pemerintah juga masih sekitar 40 persen terhadap PDB sehingga masih berada dalam kategori yang prudent,” ujarnya.
Selain menjaga kesehatan APBN, pemerintah memperkuat reformasi di lingkungan Kementerian Keuangan melalui peningkatan pengawasan, rotasi pegawai, serta penindakan terhadap aparatur yang terbukti melakukan penyimpangan guna memperkuat integritas lembaga dan penerimaan negara. (fnr/*)










Komentar