Brankas Tersembunyi di Rumah Mewah Sentul, Polisi Sita Aset Rp476 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Temuan brankas tersembunyi di sebuah rumah di Sentul, Bogor terkait kasus korupsi PLN-Asabri, Rabu (8/7/2026).( Foto: Dok. Polda Metro Jaya)

Temuan brankas tersembunyi di sebuah rumah di Sentul, Bogor terkait kasus korupsi PLN-Asabri, Rabu (8/7/2026).( Foto: Dok. Polda Metro Jaya)

Kiniin.com – Penyidik Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri menuntaskan penggeledahan rumah mewah di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (9/7/2026) dini hari.

Proses penggeledahan berlangsung hampir delapan jam. Tim penyidik mulai bekerja sekitar pukul 21.00 WIB pada Rabu (8/7/2026) dan baru menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan sekitar pukul 05.00 WIB.

Seusai penggeledahan, petugas mengeluarkan sejumlah barang bukti dari dalam rumah. Penyidik kemudian mengangkut seluruh barang tersebut menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob.

Di lokasi, terlihat sedikitnya empat koper dan sebuah boks berukuran besar di masukkan ke dalam kendaraan. Petugas juga membawa beberapa bingkai berukuran besar maupun kecil yang di duga berisi foto keluarga pemilik rumah. Seluruh bingkai itu di tutup saat di pindahkan sehingga isinya tidak terlihat.

Setelah seluruh barang bukti keluar dari rumah, penyidik memasang garis polisi di sekeliling bangunan dua lantai tersebut.

Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan tim penyidik menemukan sebuah brankas yang di sembunyikan di dalam dinding rumah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Teken UU Polri Baru, Simak Poin-Poin Perubahannya

Di temukan brankas terkunci, setelah di buka berisi tujuh koper,” kata Totok di lokasi, Kamis (9/7/2026).

Saat membuka brankas tersebut, penyidik menemukan tujuh koper yang berisi 74 kilogram emas batangan, uang senilai 4.767.300 dolar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dolar Singapura (SGD), serta uang tunai Rp100 juta.

Menurut Totok, seluruh aset tersebut memiliki nilai sekitar Rp476 miliar jika di konversi ke mata uang rupiah.

“Estimasi total dalam rupiah senilai Rp476 miliar,” ujarnya.

Selain emas dan uang tunai, penyidik turut mengamankan sejumlah dokumen, telepon seluler, serta beberapa foto keluarga yang di duga berkaitan dengan pemilik rumah maupun pihak yang menyimpan barang di dalam brankas.

“Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan,” ucap Totok.

Polisi Masih Dalami Pemilik Rumah

Hingga kini, penyidik belum mengungkap identitas pemilik rumah maupun hubungan pemilik dengan perkara yang sedang di tangani.

Baca Juga :  Bagnaia Juara Sprint Race MotoGP Ceko 2026, Ogura dan Marc Marquez Naik Podium

Totok menjelaskan tim penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami berbagai temuan selama proses penggeledahan berlangsung.

“Sampai saat ini masih pada proses untuk penggeledahan, kemudian beberapa pembuktian,” katanya.

Ia juga memastikan belum ada pihak yang di tetapkan sebagai tersangka maupun di amankan dalam perkara tersebut.

“Belum (ada yang di tangkap), masih nunggu. Nanti secara detail akan kita sampaikan setelah seluruhnya proses penyidikan di lakukan,” ujar Totok.

Penggeledahan rumah di Sentul City di duga berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di sektor batu bara.

Dalam rangkaian penyidikan yang sama, penyidik juga menggeledah sebuah lokasi di kawasan de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi batu bara di PLN yang di duga memicu pemadaman listrik (blackout) di Sumatera, serta pengembangan perkara ASABRI dan Krakatau Steel.

Dari lokasi di Jakarta Selatan itu, penyidik menemukan uang tunai dalam mata uang rupiah dan dolar dengan nilai keseluruhan sekitar Rp60 miliar. (fnr/*)

Berita Terkait

Bahlil Ungkap Alasan Pemerintah Luncurkan Biodiesel B50 pada 2026, Indonesia Stop Impor Solar
Presiden Prabowo Resmikan B50, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia Terapkan Biodiesel B50
Diduga Manipulasi Presensi, 577 ASN Cirebon Terancam Sanksi
Mentan Amran Akui Diserang Buzzer, Petani Merauke Malah Minta Tambah Sawah 2.000 Hektare
Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Warga Dilarang Masuk Radius 3 Km
CPNS Guru 2027 Segera Dibuka, Indonesia Masih Kekurangan 561 Ribu Guru
Manajer KopDes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus, Prioritaskan Domisili
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tinjau Pasukan dengan Kendaraan Maung
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:02 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Pemerintah Luncurkan Biodiesel B50 pada 2026, Indonesia Stop Impor Solar

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:02 WIB

Presiden Prabowo Resmikan B50, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia Terapkan Biodiesel B50

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:03 WIB

Brankas Tersembunyi di Rumah Mewah Sentul, Polisi Sita Aset Rp476 Miliar

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:07 WIB

Diduga Manipulasi Presensi, 577 ASN Cirebon Terancam Sanksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:05 WIB

Mentan Amran Akui Diserang Buzzer, Petani Merauke Malah Minta Tambah Sawah 2.000 Hektare

Berita Terbaru

Sana, anggota girl group TWICE (Foto: Instagram - @m.by__sana)

Showbiz

Sana TWICE Debut sebagai Aktris, Bintangi Film Nyangi

Kamis, 9 Jul 2026 - 21:06 WIB