BRMP Jambi Pastikan Kualitas 561 Ribu Benih Kelapa Dalam untuk Program Pengembangan 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BRMP Jambi Pastikan Kualitas 561 Ribu Benih Kelapa Dalam (Foto: Dok. BRMP Jambi)

BRMP Jambi Pastikan Kualitas 561 Ribu Benih Kelapa Dalam (Foto: Dok. BRMP Jambi)

Kiniin.com – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi memastikan ketersediaan benih kelapa dalam berkualitas untuk mendukung program pengembangan dan peremajaan perkebunan kelapa pada Tahun Anggaran 2026.

Direktur Wilayah BRMP Jambi, Yunimar, S.Si., M.Si., melakukan monitoring dan evaluasi di lokasi penyedia benih milik CV Galang Putra Jambi di Desa Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (17/6).

Dalam kegiatan tersebut, Yunimar di dampingi Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian Kamalia Muliyanti, S.TP., M.Sc., Katimker Pendampingan Program Wilayah I Husnul Ardi, S.P., Katimker Pendampingan Program Wilayah II Ike Wirdani Putri, M.Si., Pengawas Benih Tanaman BRMP Jambi, penyuluh pertanian, perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjung Jabung Timur, serta pihak penyedia benih.

Kunjungan ini bertujuan memastikan mutu benih yang akan di gunakan dalam program pengembangan kelapa dalam dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Jambi Butuhkan Lebih dari 1 Juta Benih Kelapa Dalam

Pada 2026, Provinsi Jambi memperoleh alokasi pengembangan kelapa dalam seluas 9.996 hektare. Program tersebut mencakup Kabupaten Batanghari, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.

Baca Juga :  Nama-Nama Wisudawan Terbaik dan Berprestasi IAIN Kerinci Tahun 2026

Untuk memenuhi kebutuhan areal tersebut, di perlukan sekitar 1.099.560 butir benih. Jumlah itu setara dengan kebutuhan 110 butir benih per hektare.

Hasil pemantauan menunjukkan benih kelapa dalam varietas Zabak yang telah di kontrak mencapai 561.000 butir. Seluruh benih tersebut berstatus Benih Pokok dan menggunakan label ungu.

Pemeriksaan Mutu dan Standar Sertifikasi Benih

Tim memeriksa kualitas benih yang telah berkecambah maupun yang masih berbentuk butiran. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik benih, bobot minimal 1.500 gram, serta suara air di dalam buah yang menjadi salah satu indikator mutu.

Benih yang tersedia memiliki tinggi rata-rata 15 hingga 30 sentimeter. Jumlah daunnya berkisar antara dua sampai tiga helai.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Musnahkan KTP-el Rusak, Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Pelajar dan Korban Kebakaran

Pemeriksaan di lakukan untuk memastikan seluruh benih memenuhi standar mutu. Setelah itu, benih akan mengikuti proses sertifikasi siap salur sebelum didistribusikan pada September 2026.

BRMP Jambi Tekankan Ketepatan Distribusi Benih

Yunimar menegaskan pentingnya menjaga kualitas benih selama proses produksi berlangsung. Ia juga meminta pengelola menjaga kebersihan area pembibitan dan segera menangani benih yang menunjukkan gejala serangan organisme pengganggu tumbuhan.

Selain itu, Yunimar mendorong percepatan pemasangan label benih sesuai ketentuan. Ia juga meminta verifikasi dan validasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) di lakukan secara teliti agar penyaluran benih tepat sasaran.

Melalui kegiatan monitoring ini, BRMP Jambi ingin memastikan benih kelapa dalam yang di terima petani berada dalam kondisi sehat dan bermutu. Langkah tersebut di harapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat pengembangan komoditas kelapa di Provinsi Jambi. (fnr/*)

Berita Terkait

BRMP Jambi Pantau 800 Ribu Bibit Kopi Liberika, Siap Disalurkan ke Petani pada September 2026
Petani Muara Sebo Ilir Percepat Tanam Padi, Antisipasi Kemarau dan Ancaman Kekeringan
Mentan Gandeng KPK Awasi Program Bibit Rp9,95 Triliun, Temukan Potensi Kerugian Rp3,3 Miliar
Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalteng
BRMP Jambi Dukung Swasembada Pangan melalui Gerakan Tanam Serentak di Batanghari
El Niño Diprediksi Menguat, Produksi Pangan Asia Terancam dan Harga Beras Mulai Naik
Masyarakat Adat Papua Dukung Program Cetak Sawah, Tegaskan Tak Ada Perampasan Lahan
GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran, Perkuat Ketahanan Pangan dan Modernisasi Pertanian
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

BRMP Jambi Pastikan Kualitas 561 Ribu Benih Kelapa Dalam untuk Program Pengembangan 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WIB

BRMP Jambi Pantau 800 Ribu Bibit Kopi Liberika, Siap Disalurkan ke Petani pada September 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00 WIB

Petani Muara Sebo Ilir Percepat Tanam Padi, Antisipasi Kemarau dan Ancaman Kekeringan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:10 WIB

Mentan Gandeng KPK Awasi Program Bibit Rp9,95 Triliun, Temukan Potensi Kerugian Rp3,3 Miliar

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Karantina Jambi Pastikan 262 Ribu Bibit Eukaliptus Sehat Sebelum Dikirim ke Kalteng

Berita Terbaru