Survei DEN di 800 Titik: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal

Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil survei pelaksanaan MBG kepada Presiden Prabowo. Mayoritas SPPG menggandeng pemasok kecil dari lingkungan sekitar.

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

hasil survei makan bergizi gratis (Foto: Sinpo)

hasil survei makan bergizi gratis (Foto: Sinpo)

Kiniin.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hasil pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Luhut di dampingi anggota DEN, yakni Chatib Basri, Septian Hario Seto, dan Firman Hidayat.

Kepada Presiden, DEN melaporkan perkembangan kondisi ekonomi nasional sekaligus sejumlah program strategis pemerintah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas pemerintahan Prabowo.

Luhut mengungkapkan bahwa DEN telah melakukan survei terhadap pelaksanaan MBG di 800 titik yang tersebar di berbagai wilayah. Pengumpulan data di lakukan secara langsung untuk memastikan hasil survei akurat dan memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi.

“Pertama adalah hasil survei yang di lakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang telah di lakukan di 800 titik. Betul-betul dengan profesional, jadi kami di DEN harus menjaga betul kredibilitas kami” kata Luhut dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Baca Juga :  Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Garda Depan Literasi Digital dan Lawan Kejahatan Siber

Program MBG Ciptakan Peluang bagi UMKM Lokal

Berdasarkan hasil survei tersebut, DEN menemukan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Program ini di nilai mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

Anggota DEN, Septian Hario Seto, menjelaskan bahwa sebagian besar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bekerja sama dengan pemasok berskala kecil untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan. Para pemasok tersebut mayoritas merupakan pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi SPPG.

“Kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9% dari SPPG yang ada saat ini, paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut,” ujar Seto.

Baca Juga :  Rekomendasi Tablet Murah untuk Pelajar 2026, Harga Mulai Rp1,5 Jutaan

Rantai Pasok Baru Perkuat Ekonomi Daerah

Dari 800 titik pelaksanaan MBG, DEN mencatat keterlibatan UMKM dalam rantai pasok program terus meningkat. Kehadiran program ini menciptakan permintaan baru bagi usaha kecil sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat daerah.

Menurut Seto, manfaat MBG tidak hanya terbatas pada peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Program tersebut juga membentuk ekosistem rantai pasok baru yang melibatkan lebih banyak pelaku usaha kecil dan menengah.

“Program MBG ini selain mencapai tujuan Bapak Presiden, untuk perbaikan gizi dari anak-anak Indonesia, ini juga menciptakan ekosistem supply chain yang baru,” imbuh Seto. (fnr/*)

Berita Terkait

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik
Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100
Berapa Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Cek Besaran di Setiap Provinsi
Cara Membuat Akun SIAPkerja untuk Daftar Magang Nasional 2026, Ini Langkah-Lengkapnya
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Upah Setara UMP
Cara Cek PKH tahap 3 2026 Online Lewat Website dan Aplikasi, Pakai NIK KTP
Tarik Sebelum Hangus! Pencairan PKH dan BPNT Susulan Tahap II Tinggal Dua Hari Lagi
Bahlil Ungkap Alasan Pemerintah Luncurkan Biodiesel B50 pada 2026, Indonesia Stop Impor Solar
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:02

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:02

Berapa Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Cek Besaran di Setiap Provinsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:02

Cara Membuat Akun SIAPkerja untuk Daftar Magang Nasional 2026, Ini Langkah-Lengkapnya

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:02

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Upah Setara UMP

Berita Terbaru