Komdigi Ingatkan Bahaya Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp9 Triliun

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi Ingatkan Bahaya Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp9 Triliun (Foto: Ist)

Komdigi Ingatkan Bahaya Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp9 Triliun (Foto: Ist)

Kiniin.com – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, mengingatkan masyarakat tentang meningkatnya ancaman penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Salah satu yang paling banyak muncul saat ini ialah penipuan digital yang memanfaatkan teknologi deepfake untuk menipu korban.

Menurut Nezar, perkembangan AI berlangsung sangat cepat. Teknologi ini tidak lagi berhenti pada generative AI, tetapi telah bergerak menuju agentic AI. Dalam beberapa tahun ke depan, AI di perkirakan akan berkembang ke tahap physical AI hingga quantum AI.

Ia menilai kemajuan tersebut membuka banyak peluang bagi berbagai sektor. Namun, di sisi lain, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan baru yang berkaitan dengan keamanan digital dan etika penggunaan teknologi.

Kerugian Penipuan Digital Mencapai Rp 9 Triliun

Dalam Indonesia Ethical AI Summit yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026), Nezar mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan siber kini semakin sering memanfaatkan AI untuk menjalankan berbagai modus penipuan.

Baca Juga :  Oppo Reno16 Series Bawa Kamera 200MP, AI Canggih, dan Desain Futuristik

“AI juga di manfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melakukan berbagai bentuk scam. OJK mencatat kerugian akibat kasus tersebut mencapai sekitar Rp 9 triliun pada tahun ini, dan sebagian besar melibatkan penggunaan teknologi deepfake,” ujarnya.

Nezar menjelaskan bahwa deepfake memungkinkan seseorang memanipulasi suara, foto, maupun video sehingga tampak seperti asli. Teknologi tersebut mampu menciptakan konten digital yang sangat meyakinkan dan sulit di bedakan dari kenyataan.

Ia menyebut kemampuan AI menghasilkan konten sintetis yang menyerupai kondisi nyata sebagai fenomena synthetic reality atau realitas sintetis.

“Sekarang AI dapat meniru suara seseorang, menghidupkan gambar wajah, lalu mengolahnya menjadi video deepfake dengan kualitas yang sangat halus. Inilah yang di kenal sebagai synthetic reality,” katanya.

Baca Juga :  SoftBank Salip Toyota Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Jepang Berkat AI

Nezar menilai masyarakat yang belum memahami perkembangan AI secara memadai menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penipuan berbasis teknologi tersebut. Pelaku kejahatan memanfaatkan kecanggihan AI untuk membangun skenario penipuan yang terlihat lebih meyakinkan di bandingkan metode konvensional.

Karena itu, ia mendorong seluruh pihak agar menerapkan prinsip etika dalam setiap proses pengembangan dan pemanfaatan AI. Menurutnya, pengembang teknologi perlu menempatkan aspek transparansi, akuntabilitas, dan keamanan sebagai fondasi utama sejak tahap perancangan produk.

“Prinsip transparency, accountability, dan safety harus hadir dalam implementasi maupun pengembangan setiap produk AI,” tegasnya.

Nezar juga menekankan bahwa pembahasan mengenai etika AI tidak cukup hanya menjadi wacana. Pengembang, regulator, dan pengguna harus menerapkan prinsip-prinsip tersebut secara nyata agar risiko penyalahgunaan AI, termasuk penipuan digital dan penyebaran deepfake, dapat di minimalkan. (fnr/*)

Berita Terkait

7 Penyebab Akun WhatsApp Diblokir Beserta Cara Menghindarinya
4 Skill Manusia yang Tak Bisa Digantikan AI dan Robot
Rekomendasi Generator AI untuk Bikin Video Berkualitas 2026
Cara Membuat Poster AI di Canva, Praktis untuk Pemula Tanpa Skill Desain
Indonesia Segera Punya Satelit Buatan Sendiri, BRIN Luncurkan NEO 1
WhatsApp Uji Coba Username, Pakar Soroti Risiko Penipuan Digital
Cara Ganti Nama WhatsApp Tanpa Hapus Chat, Begini Langkah Mudahnya
WhatsApp Hadirkan Fitur Username, Simak Cara Reservasi Nama Sebelum Dipakai Pengguna Lain
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:02

7 Penyebab Akun WhatsApp Diblokir Beserta Cara Menghindarinya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:02

4 Skill Manusia yang Tak Bisa Digantikan AI dan Robot

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:02

Rekomendasi Generator AI untuk Bikin Video Berkualitas 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:02

Cara Membuat Poster AI di Canva, Praktis untuk Pemula Tanpa Skill Desain

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:02

Indonesia Segera Punya Satelit Buatan Sendiri, BRIN Luncurkan NEO 1

Berita Terbaru