Kiniin.com – Penggunaan genset memang membantu saat listrik padam, tetapi penempatan yang keliru dapat menimbulkan risiko serius. Salah satu bahaya terbesar adalah paparan karbon monoksida yang dapat mengancam keselamatan penghuni rumah.
Mengacu pada informasi dari Consumer Reports, penggunaan genset di dalam rumah atau terlalu dekat dengan bangunan dapat menghasilkan karbon monoksida (CO) yang berbahaya bagi kesehatan. Gas ini tidak memiliki warna maupun bau, sehingga sulit dikenali tanpa alat pendeteksi khusus.
Selain risiko keracunan, mesin genset juga menghasilkan panas tinggi saat beroperasi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan luka bakar jika seseorang menyentuh bagian mesin yang masih panas.
Ancaman Karbon Monoksida dari Genset
Sebagian besar genset portabel menghasilkan gas karbon monoksida dalam jumlah cukup besar. Ketika seseorang menghirup gas tersebut dalam kadar tinggi, berbagai gangguan kesehatan bisa muncul, seperti sakit kepala, pusing, sesak napas, kehilangan kesadaran, hingga kematian.
Pedoman keselamatan dari National Institutes of Health (NIH) menyebutkan bahwa karbon monoksida dapat merenggut nyawa dalam waktu singkat apabila konsentrasinya sangat tinggi.
Data Consumer Product Safety Commission (CPSC) mencatat sedikitnya 770 orang meninggal dunia di Amerika Serikat akibat keracunan karbon monoksida yang berkaitan dengan penggunaan genset portabel selama periode 2011 hingga 2021.
Untuk meningkatkan keamanan, sejumlah produsen kini membekali genset dengan sensor karbon monoksida. Teknologi tersebut mampu mematikan mesin secara otomatis ketika mendeteksi peningkatan kadar gas berbahaya di area sekitar.
Hindari Menyalakan Genset di Ruang Tertutup
Pengguna sebaiknya hanya mengoperasikan genset di area terbuka yang memiliki sirkulasi udara baik. Jangan menyalakan genset di dalam atau dekat ruang tertutup karena gas buang dapat terperangkap dan menumpuk.
Beberapa lokasi yang tidak disarankan untuk menempatkan genset antara lain:
- Garasi
- Ruang bawah tanah
- Gudang tertutup
- Teras yang tertutup rapat
- Area dekat pintu dan jendela rumah
Lokasi-lokasi tersebut berpotensi menahan karbon monoksida sehingga gas beracun itu dapat masuk ke dalam rumah dan membahayakan penghuni.
Perhatikan Jarak Aman Penempatan Genset
Untuk mengurangi risiko paparan gas buang, tempatkan genset di ruang terbuka dengan jarak sekitar 6 hingga 10 meter dari bangunan rumah.
Selain itu, arahkan knalpot genset menjauhi pintu, jendela, ventilasi, serta area yang sering digunakan anggota keluarga untuk beraktivitas. Langkah sederhana ini dapat membantu mencegah gas berbahaya masuk ke dalam rumah.
Genset memang sangat bermanfaat sebagai sumber listrik cadangan. Namun, pengguna perlu mengutamakan keselamatan saat mengoperasikannya. Penempatan yang tepat dapat melindungi keluarga dari risiko keracunan karbon monoksida maupun bahaya lainnya yang mengancam keselamatan. (fnr/*)










Komentar