SpaceX Kantongi Rp 1.339 Triliun dari IPO, Targetkan 100 Ribu Satelit

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Roket raksasa Starship milik SpaceX melakukan uji penerbangan dari Starbase, Texas, Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: Eric Gay)

Roket raksasa Starship milik SpaceX melakukan uji penerbangan dari Starbase, Texas, Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: Eric Gay)

Kiniin.com – SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, mengumpulkan dana sebesar US$ 75 miliar atau sekitar Rp 1.339,875 triliun (kurs Rp 17.865 per dolar AS) lewat penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Perusahaan itu mulai di perdagangkan di bursa Nasdaq pada Jumat waktu setempat dengan kode saham SPCX. Pada hari pertama, saham SPCX di buka di harga US$ 150 per lembar. Sepanjang perdagangan, harganya sempat menyentuh level tertinggi US$ 176,52.

Dalam siaran langsung bersama JPMorgan Chase menjelang IPO, Musk mengatakan SpaceX sudah mencatat arus kas positif sejak 2015. Ia menilai langkah masuk ke pasar saham akan membantu perusahaan memperoleh tambahan modal untuk menjalankan berbagai proyek baru.

Baca Juga :  Harga Xbox Game Pass Dipangkas, CEO Ungkap Jumlah Pelanggan Mulai Meningkat

“Saya ingin menjadikan SpaceX sebagai perusahaan publik sekarang untuk mengumpulkan modal bagi fase pertumbuhan yang signifikan. Kami berencana menempatkan lebih dari 100.000 satelit di orbit untuk komunikasi, serta membangun pusat data AI di luar angkasa,” ujar Musk seperti di kutip CNBC, Sabtu (13/6/2026).

Masuknya SpaceX ke bursa juga menambah nilai kekayaan Musk. Berdasarkan gabungan kepemilikan sahamnya di SpaceX dan Tesla, ia kini di sebut sebagai triliuner pertama di dunia.

Meski demikian, Starlink masih menjadi satu-satunya lini bisnis SpaceX yang menghasilkan laba bersih. Unit usaha tersebut menyediakan layanan internet berbasis satelit dan menjadi sumber keuntungan utama perusahaan saat ini.

Perjalanan Bisnis SpaceX

Beberapa bulan sebelum IPO, tepatnya pada Februari 2026, SpaceX membeli xAI, perusahaan kecerdasan buatan yang juga di dirikan Musk.

Baca Juga :  Purbaya Bantah Rumor Mundur dari Menkeu, Juga Tepis Isu Jadi Gubernur BI

Akuisisi itu membawa sejumlah aset penting ke dalam grup SpaceX. Di antaranya pusat data, model AI Grok, platform chatbot, serta media sosial X yang sebelumnya bernama Twitter.

Walaupun kini memiliki valuasi sangat besar, perjalanan bisnis SpaceX tidak selalu mulus. Dalam prospektus perusahaan, SpaceX mencatat total kerugian mencapai US$ 41,3 miliar sejak berdiri pada 2002.

Antusiasme investor terhadap IPO SpaceX ikut mengangkat saham perusahaan Musk lainnya. Saham Tesla naik 1,8 persen menjadi US$ 406,43 pada perdagangan Jumat. Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar produsen mobil listrik itu ke kisaran US$ 1,5 triliun. (fnr/*)

Berita Terkait

Rupiah Berpeluang Menguat Hari Ini, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong
Harga Emas Mulai Turun, Apakah Investor Akan Beralih ke Bitcoin?
Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Berpotensi Menguat pada Semester II 2026
Harga Pertamax Rp16.250 per Liter, DPR Prediksi Pengguna Beralih ke Pertalite
Produk Indonesia Berpotensi Kena Tarif 18% di AS, Ini Penjelasan Pemerintah
El Niño Diprediksi Menguat, Produksi Pangan Asia Terancam dan Harga Beras Mulai Naik
Harga Emas Pegadaian 6 Juni 2026 Masih Stabil, Simak Rincian Galeri 24, Antam, dan UBS
China Resmikan Pusat Data AI Bawah Laut Pertama Berbasis Energi Angin Lepas Pantai
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

Rupiah Berpeluang Menguat Hari Ini, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:05 WIB

SpaceX Kantongi Rp 1.339 Triliun dari IPO, Targetkan 100 Ribu Satelit

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:18 WIB

Harga Emas Mulai Turun, Apakah Investor Akan Beralih ke Bitcoin?

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:01 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Berpotensi Menguat pada Semester II 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Harga Pertamax Rp16.250 per Liter, DPR Prediksi Pengguna Beralih ke Pertalite

Berita Terbaru