Kiniin.com – Fabio Quartararo resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Yamaha setelah delapan musim. Ia berkarier bersama pabrikan asal Jepang tersebut sejak 2019. Pengumuman perpisahan itu di sampaikan pada Selasa (30/6). Pada hari yang sama, rekan setimnya, Alex Rins, juga di kabarkan meninggalkan Yamaha.
Pebalap asal Prancis yang mendapat julukan El Diablo itu memulai kiprahnya di MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT pada 2019. Penampilannya yang impresif membuat Yamaha mempromosikannya ke tim pabrikan pada musim 2021. Pada musim debutnya bersama tim utama, Quartararo langsung meraih gelar juara dunia MotoGP.
Selama memperkuat Yamaha, Quartararo mencatat 11 kemenangan dan 32 podium. Namun, dalam beberapa musim terakhir, performa motor Yamaha menurun. Kondisi ini membuatnya kesulitan bersaing di barisan depan.
Salah satu persoalan yang sering di sorot adalah pengembangan mesin V4. Situasi tersebut membuat Quartararo semakin sulit meraih kemenangan. Ia juga jarang naik podium atau merebut posisi pole.
Melalui akun Instagram pribadinya, Quartararo menyampaikan pesan perpisahan. Ia menutup perjalanan panjangnya bersama Yamaha dengan ungkapan emosional. Menurutnya, Yamaha bukan sekadar tim balap, tetapi juga keluarga yang penting dalam hidupnya.
“Setelah delapan musim, tibalah saatnya bagi saya untuk menutup babak terpenting dalam karier,” tulis Quartararo.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yamaha. Ia menghargai kepercayaan dan dukungan yang di berikan sejak awal kariernya di MotoGP.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yamaha karena telah memberi saya kesempatan di level tertinggi, karena telah percaya pada saya, dan telah mendukung saya selama bertahun-tahun ini,” lanjutnya.
Quartararo mengenang berbagai pencapaian bersama Yamaha. Ia meraih gelar juara dunia, 11 kemenangan, serta sejumlah podium dan posisi pole. Ia menilai perjalanan tersebut sangat berarti bagi karier dan kehidupannya.
“Bersama-sama, kami telah berbagi momen-momen tak terlupakan: gelar Juara Dunia, sebelas kemenangan, podium, posisi pole, dan yang terpenting, perjalanan luar biasa. Yamaha bukan hanya tim bagi saya, tetapi juga bagian dari kisah hidup saya, pertumbuhan saya sebagai pebalap dan sebagai pribadi,” ungkapnya.
Di akhir pesannya, Quartararo menyatakan siap membuka lembaran baru. Ia ingin menghadapi tantangan baru dalam kariernya.
“Hari ini, saya merasa ini adalah saat yang tepat untuk menghadapi tantangan baru, memulai dari awal, dan mendorong diri saya menuju cakrawala baru. Thank you for everything. Forever grateful,” tutup Quartararo.

Sejumlah laporan menyebut Quartararo berpeluang melanjutkan karier bersama Honda. Sementara itu, Yamaha di kabarkan membidik Jorge Martin dan Ai Ogura untuk mengisi susunan tim pada musim berikutnya. (fnr/*)










Komentar