Marc Marquez Ungkap Alasan Menolak Reuni dengan Honda

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Marc Marquez (Foto: dok. Ducati)

Marc Marquez (Foto: dok. Ducati)

Kiniin.com – Marc Marquez mengaku sempat menjalin komunikasi dengan Honda sebelum memutuskan memperpanjang kontraknya bersama Ducati. Meski membuka ruang diskusi secara informal, pebalap asal Spanyol itu memilih tidak melanjutkan pembicaraan karena sejak awal memprioritaskan masa depannya bersama tim pabrikan Italia tersebut.

Ducati resmi mengumumkan perpanjangan kontrak Marquez hingga akhir MotoGP 2028 pada pekan lalu. Mulai musim 2027, juara dunia sembilan kali itu akan berduet dengan Pedro Acosta yang menggantikan Francesco Bagnaia sebagai rekan setimnya.

Sebelum pengumuman tersebut, muncul spekulasi bahwa Honda berupaya membawa pulang Marquez. Isu itu cukup beralasan karena pembalap berusia 33 tahun tersebut pernah membela Honda selama periode 2013-2023 dan mempersembahkan enam dari tujuh gelar juara dunia MotoGP yang di raih bersama tim asal Jepang itu.

Marquez membenarkan adanya komunikasi dengan sejumlah orang di Honda. Namun, ia menegaskan pembicaraan tersebut tidak pernah berkembang menjadi proses negosiasi resmi.

“Honda tetaplah Honda, dan saya mengenal banyak orang di sana. Tidak pernah ada pertemuan resmi karena saya ingin mendengar lebih dulu apa yang di tawarkan Ducati,” ujar Marquez kepada DAZN, seperti di kutip Marca.

Baca Juga :  Drama Extra Time! Argentina Tumbangkan Swiss 3-1

Menurut Marquez, Ducati selalu menjadi pilihan utama selama tim tersebut masih menunjukkan kepercayaan penuh kepadanya.

“Kalau Ducati memberikan tawaran yang membuat saya nyaman, dengan syarat yang membuat saya merasa di hargai, tidak ada alasan bagi saya untuk pindah,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa sejak awal hanya ingin mendengarkan penawaran Ducati sebelum mempertimbangkan opsi lain.

“Jadi memang ada pembicaraan yang sifatnya informal. Tetapi sejak awal saya sudah mengatakan ingin mendengarkan Ducati terlebih dahulu. Sejak awal hubungan kami dengan Ducati langsung cocok, dan itu adalah hal yang paling penting,” lanjut Marquez.

Reuni dengan Honda Dinilai Romantis

Marquez tidak menampik bahwa kembali membela Honda akan menghadirkan kisah emosional. Meski begitu, ia memilih mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan rasional, bukan sekadar nostalgia.

“Sejujurnya, itu akan menjadi kisah yang sangat romantis. Tapi romantisme lebih cocok ada di dunia film. Tentu saja, gagasan itu sangat romantis dan saya memang memiliki keinginan besar untuk melakukannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Oppo Siapkan HP Lipat 7,6 Inci untuk Tantang Apple dan Samsung

Namun, menurut Marquez, seorang pembalap harus mampu memisahkan emosi dari keputusan profesional.

“Saya sudah mengambil cukup banyak risiko di lintasan. Kadang-kadang Anda harus membuat keputusan dengan kepala, bukan dengan hati. Itulah yang saya lakukan dalam keputusan terakhir saya, dan ternyata hasilnya sangat baik,” tuturnya.

Keputusan Marquez bertahan bersama Ducati ikut memengaruhi dinamika bursa pembalap MotoGP. Sebelumnya, Pedro Acosta sempat di sebut berpeluang bergabung dengan Honda apabila Marquez memilih kembali ke pabrikan Jepang tersebut.

Pada akhirnya, skenario itu tidak terjadi. Acosta justru akan menjadi rekan setim Marquez di Ducati mulai MotoGP 2027.

Sementara itu, persaingan MotoGP 2026 akan kembali berlanjut pada pertengahan Juli melalui seri MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring. Balapan tersebut menjadi seri pertama setelah jeda singkat usai MotoGP Belanda di Assen pada akhir pekan lalu. (fnr/*)

Berita Terkait

Transfermarkt Rilis 12 Pemain dengan Kenaikan Nilai Pasar Terbesar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2030 Digelar di Tiga Benua Sekaligus
Fakta Unik Kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Cetak Rekor 10 Kemenangan di Sachsenring
Drama Extra Time! Argentina Tumbangkan Swiss 3-1
Marc Marquez Tak Terbendung! Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026, Marquez Bersaudara Kuasai Podium
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman 2026, Peluang Samai Rekor Giacomo Agostini Terbuka
5 Fakta Menarik Usai Prancis Kalahkan Maroko 2-0, Mbappe Dekati Rekor Lionel Messi
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:02

Transfermarkt Rilis 12 Pemain dengan Kenaikan Nilai Pasar Terbesar Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 22:02

Piala Dunia 2030 Digelar di Tiga Benua Sekaligus

Senin, 20 Juli 2026 - 11:02

Fakta Unik Kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:02

Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Cetak Rekor 10 Kemenangan di Sachsenring

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:02

Drama Extra Time! Argentina Tumbangkan Swiss 3-1

Berita Terbaru