64 Lulusan Pesantren BIMA Cirebon Raih Beasiswa ke Luar Negeri

Program internasional dan study tour mendorong santri melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesantren Bina Insan Mulia study tour (Foto: Bina Insan Mulia)

Pesantren Bina Insan Mulia study tour (Foto: Bina Insan Mulia)

Kiniin.com – Sebanyak 64 lulusan Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) Cirebon memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di 15 perguruan tinggi di China pada 2026. Mereka di terima di berbagai program studi, seperti teknologi, teknik, kesehatan, dan sains terapan.

Pengasuh Pesantren BIMA, KH Imam Jazuli, mengatakan pesantren terus mendorong santri belajar dari negara yang maju di bidang pendidikan, teknologi, dan industri.

Di terima di Kampus Ternama China

Para lulusan di terima di sejumlah kampus, antara lain Zhejiang University, Beijing Institute of Technology, Sichuan University, Jiangsu University, Zhejiang University of Technology, hingga North Sichuan Medical College.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Menurut Imam Jazuli, perguruan tinggi di China unggul dalam bidang STEM dan memiliki keterkaitan kuat dengan kebutuhan industri. Ia juga menilai China berhasil berkembang pesat dalam sektor pendidikan, teknologi, ekonomi, dan riset.

“Kami ingin santri memiliki peran strategis dalam pembangunan Indonesia. Karena itu mereka di dorong untuk belajar di China yang kini menjadi salah satu pusat kemajuan dunia,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Study Tour Perluas Wawasan Santri

Pesantren BIMA juga rutin mengadakan study tour ke China. Pada November 2025 hingga Mei 2026, sebanyak 300 santri di berangkatkan dalam lima gelombang.

Program ini di ikuti siswa dari berbagai jenjang pendidikan dan bertujuan mengenalkan perkembangan pendidikan, teknologi, serta industri global.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Minta Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim Dipercepat

Selama kunjungan, para santri mendatangi Macau, Hong Kong, Shenzhen, dan Zhuhai. Mereka mengunjungi Kowloon Mosque and Islamic Centre di Hong Kong, Shenzhen Industrial Park, Shenzhen Zhongshuge Bookstore, serta perusahaan Rixin Cosmetic di Zhongshan.

Imam Jazuli berharap pengalaman tersebut dapat menambah wawasan dan memotivasi santri untuk meningkatkan kualitas diri.

Minat melanjutkan studi ke China pun terus meningkat. Selain 64 lulusan yang akan berangkat pada 2026, sebanyak 128 santri telah mendaftar untuk kuliah di China pada 2027. (if/*)

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Alfin Ingatkan Dampak Sampah terhadap Perubahan Iklim
Apa Itu Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)? Berikut Jenis dan Layanan Pendidikannya
Gubernur Jambi Minta Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim Dipercepat
Dedi Mulyadi: Warga Desa Menjalankan Pancasila Lewat Kehidupan Sehari-hari
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Alfin Ingatkan Dampak Sampah terhadap Perubahan Iklim

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:00 WIB

Gubernur Jambi Minta Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim Dipercepat

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:00 WIB

64 Lulusan Pesantren BIMA Cirebon Raih Beasiswa ke Luar Negeri

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:01 WIB

Dedi Mulyadi: Warga Desa Menjalankan Pancasila Lewat Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Berita Terbaru