Universitas Republik Indonesia Hadir, Apa Keunggulannya Dibanding Kampus Lain?

Pemerintah menyiapkan 10 Universitas Republik Indonesia sebagai pusat pengembangan SDM unggul bagi pemerintahan dan BUMN dengan kurikulum kepemimpinan, karakter, serta manajerial.

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan, dan Wakil Gubernur URI Yos Sunitiyoso. (Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden)

Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan, dan Wakil Gubernur URI Yos Sunitiyoso. (Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden)

Kiniin.com – Universitas Republik Indonesia (URI) dan bedanya dengan kampus lain menjadi perhatian publik setelah pemerintah mengumumkan rencana pembangunan 10 kampus di berbagai wilayah Indonesia.

Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto, mengatakan gagasan tersebut lahir dari perhatian Presiden terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia, khususnya dalam menyiapkan pemimpin masa depan.

“Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi dan juga di pemerintahan,” ujar Donny dalam konferensi pers di Istana Negara usai pelantikannya, Rabu (23/7/2026).

Ia menambahkan bahwa pemerintah ingin menyatukan berbagai sistem pendidikan yang telah berjalan agar pembinaan SDM berlangsung lebih terarah dan berkesinambungan.

“Nah, beliau ingin mengonsolidasikan, mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini,” katanya.

Terhubung dengan Lembaga Administrasi Negara

Menurut Donny, pembangunan URI tidak berdiri sendiri. Perguruan tinggi tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai bagian dari ekosistem pengembangan aparatur dan SDM strategis nasional.

Ia menjelaskan bahwa integrasi tersebut bertujuan menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan bagi calon pemimpin di lingkungan pemerintahan maupun BUMN.

“Ini semua terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan, baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN,” ujarnya.

Dosen Berasal dari Dalam dan Luar Negeri

URI di rancang menghadirkan tenaga pengajar dari berbagai latar belakang. Selain melibatkan akademisi Indonesia, pemerintah juga membuka peluang bagi dosen dari luar negeri serta pengajar dari perguruan tinggi lain untuk berkontribusi dalam proses pembelajaran.

Baca Juga :  Rumah Kosong Sebaiknya Dijual atau Disewakan?

Seluruh mahasiswa yang di terima di URI juga akan mengikuti pendidikan melalui skema beasiswa.

“Beasiswa, beasiswa semuanya,” kata Donny.

Wakil Menteri Pertahanan itu menegaskan bahwa lulusan URI tetap memperoleh gelar akademik sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya, seperti sarjana, insinyur, dan gelar lain sesuai bidang studi.

Pembelajaran Berbasis Kepemimpinan dan Karakter

Meski menawarkan program studi yang serupa dengan perguruan tinggi lain, URI akan memberikan penekanan lebih besar pada pembentukan karakter dan kepemimpinan.

Selain materi akademik, mahasiswa akan memperoleh pembelajaran mengenai manajerial skill, wawasan kebangsaan, patriotisme, cinta Tanah Air, integritas, kejujuran, dan nilai-nilai kepemimpinan.

Donny menjelaskan pendekatan tersebut menjadi pembeda utama URI di bandingkan kampus lain.

“Kalau Lemhanas ini akan melaksanakan tugas sendiri ya terkait dengan ketahanan nasional. Kalau kita ini lebih banyak pada pendidikan manajerial skill, di lengkapi dengan wawasan kebangsaan, cinta kepada Tanah Air, patriotisme, punya karakter, integritas yang tinggi, kejujuran, dan lain sebagainya. Jadi nilai-nilai itu yang akan kita tanamkan kepada para peserta didik di URI ini ya,” terangnya.

Model pendidikan tersebut di harapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter kepemimpinan yang kuat untuk mendukung tata kelola pemerintahan dan BUMN.

Batch Pertama Diikuti 399 Pegawai Baru BUMN

Program perdana atau batch 1 URI telah berjalan dengan melibatkan 399 pegawai baru BUMN sebagai peserta.

Salah satu kegiatan yang telah di laksanakan adalah long march di rute perjuangan Panglima Sudirman di Wonosari. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran karakter dan kepemimpinan melalui pengenalan sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga :  Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Operasional Ditargetkan pada 2027

Donny mengaku turut mengikuti kegiatan tersebut sebelum menghadiri pelantikannya di Istana Negara.

“Kemarin sebetulnya saya juga sedang bergabung dengan mereka melaksanakan long march rute Panglima Sudirman di Wonosari, sehingga saya baru tadi pagi juga baru kembali dari Wonosari untuk melaksanakan pelantikan ini. Jadi mereka sudah melaksanakan kegiatan ini,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menanamkan semangat pantang menyerah yang di contohkan Panglima Besar Jenderal Sudirman.

“Kita memberikan menanamkan salah satunya adalah nilai-nilai kejuangan Panglima Sudirman pantang menyerah dalam kondisi sakit pun juga tetap melaksanakan perjuangan. Nah, nilai-nilai inilah yang kita tanamkan kepada para peserta didik ini,” lanjut Donny.

Terinspirasi Model Pendidikan Prancis

Konsep URI di sebut mengadopsi praktik pendidikan kepemimpinan yang di terapkan di sejumlah negara. Salah satu referensinya adalah Institut National du Service Public (INSP) di Prancis.

Donny menjelaskan, lembaga tersebut menjadi contoh dalam pengembangan sistem pendidikan yang berfokus pada penyiapan aparatur dan pemimpin negara.

INSP merupakan institusi yang bertugas melakukan rekrutmen, pendidikan awal, serta pelatihan berkelanjutan bagi pejabat eksekutif dan manajer tingkat tinggi di Prancis. Sebelum berganti nama menjadi INSP, lembaga itu di kenal sebagai École Nationale d’Administration (ENA) yang telah melahirkan banyak presiden, perdana menteri, dan pemimpin industri di negara tersebut.

Melalui konsep serupa, pemerintah berharap URI mampu menjadi salah satu pusat pengembangan SDM strategis yang memperkuat kualitas kepemimpinan Indonesia di masa mendatang.

(fnr/*)

Berita Terkait

Proses Pendidikan: Peran Pendidikan Formal dan Nonformal dalam Pembentukan Karakter
Apa Bedanya Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggul Garuda?
KDM Tegaskan SMA SMK Negeri Jabar Tetap Tanpa SPP
Kemenag Dapat Tambahan Rp5,7 Triliun, TPG Guru dan Dosen Segera Dibayarkan
Mendikdasmen Siapkan Pengangkatan Guru dan Pustakawan, Skema Rekrutmen Segera Diumumkan
Cara Aktivasi Rekening SimPel PIP 2026, Simak Syarat, Langkah, dan Besaran Dana Bantuan
Cara Daftar KIP Kuliah 2026 Secara Online
SPMB PJJ 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar SMA Pendidikan Jarak Jauh
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12

Proses Pendidikan: Peran Pendidikan Formal dan Nonformal dalam Pembentukan Karakter

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:04

Universitas Republik Indonesia Hadir, Apa Keunggulannya Dibanding Kampus Lain?

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02

Apa Bedanya Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggul Garuda?

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:02

KDM Tegaskan SMA SMK Negeri Jabar Tetap Tanpa SPP

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:02

Kemenag Dapat Tambahan Rp5,7 Triliun, TPG Guru dan Dosen Segera Dibayarkan

Berita Terbaru