Kiniin.com – Roda belakang Yamaha NMAX yang terasa bergoyang saat motor melaju sebaiknya tidak diabaikan. Kondisi ini dapat mengurangi kenyamanan, menurunkan kestabilan motor, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan apabila di biarkan tanpa penanganan.
Gangguan tersebut tidak selalu menandakan kerusakan berat. Dalam beberapa kasus, penyebabnya hanya berasal dari tekanan angin ban yang tidak sesuai. Namun, masalah juga bisa muncul akibat kerusakan pada sejumlah komponen kaki-kaki.
Mengutip Otorider, ada beberapa bagian yang perlu diperiksa ketika roda belakang Yamaha NMAX mulai terasa tidak stabil.
Periksa Tekanan Angin Ban
Pemeriksaan pertama dapat di lakukan pada tekanan angin ban. Ban yang kekurangan angin akan lebih mudah berubah bentuk saat menerima beban. Akibatnya, motor kehilangan keseimbangan dan roda belakang terasa bergoyang ketika di gunakan.
Pengguna Yamaha NMAX sebaiknya menjaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan, yakni 29 psi untuk ban depan serta 32 hingga 33 psi pada ban belakang. Tekanan tersebut mampu menjaga keseimbangan, meningkatkan daya cengkeram, sekaligus membantu memperpanjang usia pakai ban.
Sokbreker Belakang Mengalami Kebocoran
Kondisi sokbreker belakang juga berpengaruh terhadap kestabilan motor. Kebocoran pada komponen ini membuat kemampuan meredam getaran menurun sehingga roda belakang terasa limbung saat melewati jalan bergelombang atau ketika motor melaju.
Cara paling mudah untuk memeriksanya yaitu mengamati tabung suspensi. Jika terlihat rembesan oli di permukaan tabung, besar kemungkinan sokbreker mengalami kebocoran dan perlu segera di perbaiki atau di ganti.
Bearing Roda Sudah Aus atau Oblak
Bearing atau laher roda berfungsi menjaga putaran roda tetap halus dan stabil. Komponen yang aus atau oblak membuat roda belakang tidak berputar sempurna sehingga muncul gejala bergoyang saat motor berjalan.
Selain membuat motor terasa kurang stabil, bearing yang rusak biasanya menimbulkan suara dengung atau bunyi kasar dari arah roda belakang. Pemeriksaan komponen ini memerlukan pembongkaran roda karena posisinya berada di dalam hub.
Baut As Roda Kurang Kencang
Baut as roda yang longgar juga dapat memicu roda belakang bergoyang. Banyak pemilik motor luput memeriksa bagian ini karena menganggap penyebabnya selalu berasal dari ban atau bearing.
Padahal, baut as roda yang tidak terpasang dengan kekencangan sesuai standar dapat mengurangi kestabilan roda meskipun kondisi ban dan bearing masih baik. Oleh karena itu, pastikan baut as roda selalu terpasang dengan benar setiap kali melakukan servis atau perawatan rutin. (fnr/*)










Komentar