Mendikdasmen Siapkan Pengangkatan Guru dan Pustakawan, Skema Rekrutmen Segera Diumumkan

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti (Foto: Nikita rosa/detik)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti (Foto: Nikita rosa/detik)

Kiniin.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengangkat tenaga pustakawan di sekolah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tenaga kependidikan yang hingga kini masih belum terpenuhi di berbagai daerah.

Pernyataan itu disampaikan Mu’ti saat menghadiri Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial bagi guru dan tenaga kependidikan di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).

Menurut Mu’ti, keberadaan pustakawan memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Karena itu, pemerintah mulai menyusun skema khusus untuk pengangkatan tenaga pustakawan.

“Kami sedang merancang pengangkatan pustakawan sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan,” kata Mu’ti.

Baca Juga :  Manajer KopDes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus, Prioritaskan Domisili

Ia juga menyoroti anggapan yang selama ini berkembang di sejumlah sekolah, yakni menempatkan guru yang kekurangan jam mengajar sebagai pustakawan. Menurutnya, pandangan tersebut perlu diubah karena tugas pustakawan memerlukan kompetensi tersendiri.

Usai acara, Mu’ti menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kependidikan di sekolah tidak hanya mencakup pustakawan. Banyak sekolah juga masih membutuhkan operator sekolah, tenaga tata usaha, dan tenaga pendukung lainnya.

Namun, pemerintah belum mengumumkan jumlah formasi maupun mekanisme pengangkatannya. Kementerian masih menyusun skema tersebut dan akan menyampaikannya bersamaan dengan kebijakan pengangkatan tenaga pendidikan lainnya.

“Nanti jumlah pustakawannya berapa dan mekanismenya seperti apa akan kami umumkan dalam satu paket dengan pengangkatan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  SPMB PJJ 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar SMA Pendidikan Jarak Jauh

Selain tenaga kependidikan, pemerintah juga masih menghadapi persoalan kekurangan guru di sejumlah daerah. Mu’ti menilai masalah utama bukan terletak pada jumlah guru secara nasional, melainkan distribusinya yang belum merata.

Menurut dia, beberapa mata pelajaran mengalami kelebihan tenaga pengajar, sementara bidang lain justru masih kekurangan guru.

“Secara nasional jumlah guru sebenarnya cukup. Namun, distribusinya belum merata. Ada mata pelajaran yang gurunya berlebih, tetapi ada juga yang masih kekurangan,” jelasnya.

Pemerintah, lanjut Mu’ti, tengah menyiapkan langkah pengangkatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Meski demikian, rincian mekanisme dan jumlah formasi masih menunggu pengumuman resmi dari kementerian. (fnr/*)

Berita Terkait

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik
Proses Pendidikan: Peran Pendidikan Formal dan Nonformal dalam Pembentukan Karakter
Universitas Republik Indonesia Hadir, Apa Keunggulannya Dibanding Kampus Lain?
Apa Bedanya Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggul Garuda?
KDM Tegaskan SMA SMK Negeri Jabar Tetap Tanpa SPP
Kemenag Dapat Tambahan Rp5,7 Triliun, TPG Guru dan Dosen Segera Dibayarkan
Cara Aktivasi Rekening SimPel PIP 2026, Simak Syarat, Langkah, dan Besaran Dana Bantuan
Cara Daftar KIP Kuliah 2026 Secara Online
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:02

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12

Proses Pendidikan: Peran Pendidikan Formal dan Nonformal dalam Pembentukan Karakter

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:04

Universitas Republik Indonesia Hadir, Apa Keunggulannya Dibanding Kampus Lain?

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02

Apa Bedanya Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Rakyat, dan SMA Unggul Garuda?

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:02

KDM Tegaskan SMA SMK Negeri Jabar Tetap Tanpa SPP

Berita Terbaru