Kiniin.com, Kerinci – Dua sekolah menengah pertama di Kabupaten Kerinci mencatat jumlah peserta didik terbanyak di bandingkan sekolah lain. Tingginya jumlah siswa tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang di tawarkan kedua sekolah tersebut.
Data Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci menunjukkan SMP Negeri 14 Kerinci yang berada di Desa Bedeng Dua, Kecamatan Kayu Aro Barat, serta SMP Atthoyyibah Semurup menjadi dua SMP dengan jumlah siswa paling banyak.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Dian Eka Satria, mengatakan tingginya jumlah peserta didik di kedua sekolah tersebut tidak terlepas dari upaya yang terus di lakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Menurut Dian, masyarakat semakin selektif dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka. Karena itu, sekolah yang mampu menjaga kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter biasanya lebih di minati.
“Minat masyarakat cukup tinggi karena kedua sekolah terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun pengembangan karakter siswa,” kata Dian, Minggu (21/6/2026).
Ia menjelaskan, kepercayaan masyarakat tumbuh seiring dengan konsistensi sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang baik dari tahun ke tahun.
Ekstrakurikuler Mendukung Pengembangan Siswa
Selain memiliki capaian akademik yang baik, kedua sekolah juga aktif mengembangkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program pendukung lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, siswa memiliki ruang untuk mengembangkan bakat, minat, serta kemampuan yang di miliki di luar kegiatan belajar di kelas. Faktor ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi orang tua saat menentukan sekolah yang tepat bagi anak mereka.
Menurut Dian, sekolah yang mampu memberikan keseimbangan antara prestasi akademik dan pengembangan potensi siswa cenderung lebih di minati masyarakat.
Fasilitas Bus Antar-Jemput Jadi Nilai Tambah
SMP Negeri 14 Kerinci memiliki keunggulan lain yang tidak di miliki banyak sekolah, yakni layanan bus antar-jemput siswa.
Program tersebut membantu siswa berangkat dan pulang sekolah dengan lebih aman. Selain itu, keberadaan bus sekolah juga di nilai mampu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang sering melibatkan pelajar.
Fasilitas tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang turut meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMP Negeri 14 Kerinci.
Dian menilai inovasi yang di lakukan sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan. Di tengah persaingan yang semakin ketat, setiap sekolah perlu menghadirkan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong sekolah-sekolah lain yang sedang melaksanakan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar terus berinovasi dan menciptakan program unggulan.
“Setiap sekolah perlu memiliki keunggulan dan terobosan yang menjadi nilai tambah. Dengan begitu, masyarakat memiliki banyak pilihan sekolah berkualitas untuk pendidikan anak-anak mereka,” ujarnya.
Harapan Pemerataan Mutu Pendidikan
Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci berharap seluruh sekolah terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Upaya tersebut penting untuk mendorong pemerataan mutu pendidikan di berbagai wilayah.
Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan juga di harapkan mampu memperkuat daya saing peserta didik sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. (fnr/*)










Komentar