Pemerintah Kaji Ulang Anggaran MBG 2026, Kebutuhan Dana Diperkirakan Berkurang

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: firda/kompas)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: firda/kompas)

Kiniin.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi lebih rendah dari alokasi yang telah di tetapkan. Menurutnya, perubahan tersebut bukan karena pemotongan anggaran, melainkan hasil evaluasi terhadap kebutuhan program di lapangan.

“Bukan pemangkasan. Dari hasil perhitungan yang kami lakukan, kebutuhan anggaran Program MBG kemungkinan akan berkurang,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menghitung kembali kebutuhan dana program tersebut. Pemerintah ingin memperoleh angka yang lebih akurat setelah melakukan penataan dan evaluasi pelaksanaan MBG di berbagai daerah.

Prasetyo menjelaskan, hasil penghitungan ulang akan menjadi dasar untuk menentukan total anggaran yang benar-benar di butuhkan. Adapun anggaran Program Makan Bergizi Gratis tahun 2026 saat ini tercatat sebesar Rp268 triliun.

Baca Juga :  PPG Guru Tertentu 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, 60.896 Guru Dipanggil Ikuti Sertifikasi

Penataan Ulang Penerima Manfaat

Selain menghitung ulang kebutuhan dana, pemerintah juga menata kembali pelaksanaan program secara menyeluruh. Proses ini di targetkan selesai dalam waktu satu bulan.

Dalam tahap tersebut, pemerintah akan menyesuaikan sasaran penerima manfaat berdasarkan data terbaru dan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah. Sejumlah sekolah yang sebelumnya masuk daftar penerima dapat berubah status apabila tidak lagi memenuhi skala prioritas yang telah di tetapkan.

Prasetyo menegaskan, pemerintah tetap menggunakan standar operasional prosedur (SOP) sebagai acuan dalam menentukan penerima manfaat. Karena itu, setiap sekolah akan melalui proses evaluasi untuk memastikan kelayakan dan prioritas penerimaan program.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Tegaskan Surat Kontrol Bukan Aturan Baru, Peserta JKN Minta Sosialisasi Lebih Luas

Fokus Perluasan Manfaat ke Daerah 3T

Pemerintah juga memberi perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kelompok ini menjadi salah satu fokus utama dalam penataan ulang Program MBG.

“Ada beberapa klaster yang perlu kami benahi. Kami ingin masyarakat di daerah 3T lebih cepat mendapatkan manfaat dari Program MBG,” ujarnya.

Prioritas untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Di samping itu, pemerintah berupaya memperluas jangkauan program bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B. Prasetyo mengatakan peningkatan cakupan penerima manfaat untuk kelompok tersebut di targetkan mulai terlihat dalam dua pekan mendatang. (fnr/*)

Berita Terkait

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik
Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100
Berapa Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Cek Besaran di Setiap Provinsi
Cara Membuat Akun SIAPkerja untuk Daftar Magang Nasional 2026, Ini Langkah-Lengkapnya
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Upah Setara UMP
Cara Cek PKH tahap 3 2026 Online Lewat Website dan Aplikasi, Pakai NIK KTP
Tarik Sebelum Hangus! Pencairan PKH dan BPNT Susulan Tahap II Tinggal Dua Hari Lagi
Bahlil Ungkap Alasan Pemerintah Luncurkan Biodiesel B50 pada 2026, Indonesia Stop Impor Solar
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:02

5 Fakta Universitas Republik Indonesia yang Perlu Diketahui Publik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:02

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Minyak Dunia Tembus US$100

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:02

Berapa Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Cek Besaran di Setiap Provinsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:02

Cara Membuat Akun SIAPkerja untuk Daftar Magang Nasional 2026, Ini Langkah-Lengkapnya

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:02

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Upah Setara UMP

Berita Terbaru