Harga Pertamax Rp16.250 per Liter, DPR Prediksi Pengguna Beralih ke Pertalite

Kenaikan harga BBM non-subsidi dinilai berpotensi meningkatkan konsumsi Pertalite, menambah beban subsidi, dan memicu tekanan inflasi.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, DPR Prediksi Pengguna Beralih ke Pertalite (Foto: detik)

Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, DPR Prediksi Pengguna Beralih ke Pertalite (Foto: detik)

Kiniin.com – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memperkirakan kenaikan harga Pertamax akan mendorong sebagian masyarakat beralih ke Pertalite yang masih di jual dengan harga lebih rendah. Perubahan pola konsumsi tersebut berpotensi meningkatkan penggunaan BBM bersubsidi dan menambah beban anggaran pemerintah.

Misbakhun menilai masyarakat umumnya akan menyesuaikan pilihan bahan bakar ketika terjadi lonjakan harga.

“Ketika harga naik, masyarakat tentu mencari pilihan yang lebih murah. Karena itu, peluang pengguna Pertamax beralih ke Pertalite cukup besar,” kata Misbakhun kepada wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (10/6/2026).

Meski melihat potensi pergeseran konsumsi BBM, Misbakhun belum dapat memastikan besarnya dampak terhadap anggaran subsidi. Saat ini, pemerintah dan DPR masih menghitung berbagai kemungkinan yang dapat terjadi setelah penyesuaian harga tersebut.

Baca Juga :  SoftBank Salip Toyota Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Jepang Berkat AI

“Kami masih melakukan pendalaman dan penghitungan. Sejumlah simulasi sudah berjalan, tetapi kami perlu melihat hasil akhirnya sebelum menyimpulkan dampaknya,” ujarnya.

Dampak terhadap Subsidi dan Inflasi

Selain memengaruhi konsumsi BBM, kenaikan harga Pertamax juga berpotensi memberi tekanan pada inflasi. Namun, menurut Misbakhun, besaran pengaruhnya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

“Kenaikan harga BBM biasanya ikut mendorong inflasi. Namun untuk Pertamax, kami belum bisa memastikan angkanya karena pengguna utamanya berasal dari masyarakat umum. Dampak yang lebih besar biasanya muncul ketika biaya energi sektor industri meningkat,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga membahas kemungkinan pemberian stimulus atau insentif untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga Pertamax. Hingga kini, pemerintah masih menyusun skema bantuan yang di anggap paling tepat.

Baca Juga :  Setelah 18 Tahun, Peterpan Siap Sapa Penggemar di Singapura dan Malaysia

“Pembahasannya sudah berjalan. Kami sedang menghitung bentuk stimulus yang sesuai. Kami ingin mengetahui kebutuhan masyarakat yang selama ini menggunakan Pertamax, terutama mereka yang kini mempertimbangkan beralih ke Pertalite,” tutur Misbakhun.

Harga Pertamax dan Pertalite Saat Ini

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikan juga berlaku untuk Pertamax Green 95 yang kini di jual Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap bertahan. Pertalite masih di jual Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter. Kondisi ini membuat selisih harga antara Pertamax dan Pertalite semakin lebar, sehingga peluang perpindahan konsumen ke BBM bersubsidi menjadi perhatian pemerintah dan DPR. (fnr/*)

Berita Terkait

Kejagung Tak Sita Ribuan Motor Listrik Program MBG
Pemerintah Kaji Ulang Anggaran MBG 2026, Kebutuhan Dana Diperkirakan Berkurang
Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Berpotensi Menguat pada Semester II 2026
Kemensos Rekrut 8.180 PPPK Sekolah Rakyat 2026, Simak Syarat, Formasi, dan Jadwal Pendaftarannya
Survei DEN di 800 Titik: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal
Pengelolaan ASN Harus Menyesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah
Produk Indonesia Berpotensi Kena Tarif 18% di AS, Ini Penjelasan Pemerintah
Prabowo: Pendidikan Jadi Kunci Kesejahteraan, Pembangunan Sekolah Rakyat Harus Dipercepat
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:02 WIB

Kejagung Tak Sita Ribuan Motor Listrik Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:09 WIB

Pemerintah Kaji Ulang Anggaran MBG 2026, Kebutuhan Dana Diperkirakan Berkurang

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:01 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Berpotensi Menguat pada Semester II 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:07 WIB

Kemensos Rekrut 8.180 PPPK Sekolah Rakyat 2026, Simak Syarat, Formasi, dan Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Harga Pertamax Rp16.250 per Liter, DPR Prediksi Pengguna Beralih ke Pertalite

Berita Terbaru

Ilustrasi baterai smartphone cepat habis (Foto: iStockphoto/Prykhodov)

Gadget

Baterai Smartphone Cepat Habis? Coba 7 Cara Ini

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:07 WIB

Motor listrik buat program MBG. (Foto: Rifkianto Nugroho/detik)

Nasional

Kejagung Tak Sita Ribuan Motor Listrik Program MBG

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:02 WIB