Kiniin.com – Ducati akhirnya mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez. Pabrikan asal Italia itu resmi memperpanjang kontrak pebalap asal Spanyol tersebut hingga akhir musim MotoGP 2028.
Kesepakatan baru ini memastikan Marquez tetap membela Ducati Lenovo Team saat MotoGP memasuki era regulasi baru pada 2027. Pada musim itu, seluruh tim akan menggunakan mesin berkapasitas 850cc dan ban Pirelli sebagai pemasok resmi.
Pengumuman tersebut sekaligus menjawab berbagai rumor yang berkembang selama jeda musim. Sebelumnya, banyak pihak mempertanyakan kelanjutan karier Marquez setelah cedera bahu yang dialaminya di Sirkuit Mandalika musim lalu. Meski sempat menghadapi kendala fisik, Ducati tetap menunjukkan kepercayaan penuh kepada juara dunia tersebut.
Marquez Tegaskan Komitmen Bersama Ducati
Marquez mengaku sangat senang dapat melanjutkan perjalanan bersama Ducati. Menurutnya, tim asal Bologna itu berhasil mengembalikan dirinya ke jalur persaingan perebutan gelar juara dunia.
“Saya merah. Saya benar-benar bahagia dengan kesepakatan baru ini bersama Ducati Lenovo Team dan terus menjadi bagian dari keluarga ini,” ujar Marquez, seperti dikutip dari Crash.net.
Ia mengatakan keputusan bergabung dengan Ducati sejak awal lahir karena keyakinan bahwa tim tersebut memiliki proyek paling kompetitif di MotoGP.
“Saat memutuskan bergabung dengan Ducati, saya yakin ini adalah proyek paling kompetitif. Mereka percaya kepada saya dan kami membangun hubungan berdasarkan kepercayaan serta kerja keras,” katanya.
Marquez juga mengapresiasi sikap Ducati yang memberinya keleluasaan menentukan masa depan tanpa tekanan.
“Dengan perpanjangan kontrak ini, mereka sekali lagi menunjukkan komitmen tersebut, menghormati waktu yang saya butuhkan dan memberikan ketenangan untuk mengambil keputusan yang tepat,” ungkapnya.
Langsung Berbuah Gelar Juara Dunia
Kolaborasi Marquez dan Ducati langsung menghasilkan prestasi pada musim pertama. Pebalap berusia 33 tahun itu sukses merebut gelar juara dunia MotoGP bersama Ducati sekaligus menyamai rekor tujuh gelar kelas utama milik Valentino Rossi.
“Bersama di tahun pertama kami, kami bertarung untuk gelar dan memenanginya. Itu hasil yang tak ternilai dan membuktikan bahwa jalan yang kami pilih memang benar,” tutur Marquez.
Sepanjang musim ini, Marquez juga mampu bangkit dari sejumlah kendala kebugaran, termasuk cedera saraf radial. Meski sempat mengalami hambatan, ia tetap tampil kompetitif dengan meraih kemenangan ganda di MotoGP Hungaria sebelum kembali finis terdepan pada MotoGP Ceko di Brno.
Hasil tersebut semakin memperketat persaingan klasemen. Tambahan poin di Brno, ditambah absennya Marco Bezzecchi karena menjalani hukuman larangan balapan, membuat Marquez kini hanya terpaut 40 poin dari pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026.
Ingin Terus Mengejar Prestasi
Marquez menegaskan semangatnya untuk terus bersaing di MotoGP masih sangat besar. Ia mengaku belum puas dengan pencapaiannya saat ini dan masih memiliki target yang ingin diwujudkan.
“Saya terus balapan karena saya mencintai olahraga ini dan ingin mencapai target yang lebih besar lagi. Saya yakin ini adalah tempat yang tepat untuk mewujudkannya,” ujar Marquez.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi Ducati selama masih mengenakan seragam tim tersebut.
“Selama saya berada di sini, saya akan memberikan segalanya untuk mewarnai masa depan dengan warna merah,” ucapnya.
Perpanjangan kontrak hingga 2028 membuat Marquez berpeluang menjadi salah satu tokoh utama Ducati saat MotoGP memasuki regulasi baru pada musim 2027. Sebagai bagian dari persiapan, ia bahkan telah menjajal motor Ducati bermesin 850cc dalam tes resmi di Sirkuit Brno pada Senin (23/6/2026). (fnr/*)










Komentar