Kiniin.com – Indonesia kini memiliki domain internet khusus untuk sektor kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yakni .ai.id. Domain tersebut di siapkan sebagai identitas digital bagi startup, perusahaan teknologi, lembaga riset, akademisi, hingga komunitas AI yang beraktivitas di Indonesia.
Peluncuran domain .ai.id di umumkan oleh Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) dengan dukungan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi).
Korika menyebut .ai.id sebagai domain tingkat kedua berbasis kode negara (country code top-level domain/ccTLD) pertama yang secara khusus di peruntukkan bagi ekosistem AI di tingkat nasional.
Ketua Umum Korika, Hammam Riza, mengatakan kehadiran domain tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia di bidang kecerdasan buatan sekaligus menghadirkan identitas yang mencerminkan kapasitas industri AI nasional.
“Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan artifisial,” ujar Hammam, di kutip dari Antaranews melalui KompasTekno, Selasa (2/6/2026).
Sebelum hadirnya .ai.id, sebagian besar startup, pengembang teknologi, maupun institusi riset AI di Indonesia menggunakan domain .ai yang secara administratif merupakan kode domain milik Anguilla, wilayah di kawasan Karibia.
Menurut Korika, kondisi tersebut menimbulkan paradoks karena pertumbuhan industri AI Indonesia selama ini justru menggunakan identitas digital negara lain. Padahal, perkembangan dan pemanfaatan teknologi AI di dalam negeri terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan Indonesia AI Report 2025, sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi teknologi AI. Pertumbuhan penggunaannya bahkan mencapai 47 persen per tahun, menjadikannya salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Saat ini Korika memiliki lebih dari 4.000 anggota komunitas, dengan sekitar 300 anggota aktif yang telah terverifikasi. Kelompok tersebut di proyeksikan menjadi pengguna awal domain .ai.id.
Peluncuran domain baru ini merupakan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia yang menargetkan Indonesia menjadi salah satu kekuatan utama AI di Asia Tenggara pada 2030.
Selain berfungsi sebagai alamat situs web, .ai.id di rancang sebagai penanda kredibilitas bagi layanan dan produk AI yang di kembangkan serta di operasikan di bawah yurisdiksi Indonesia. Fungsinya serupa dengan domain .gov.id yang di gunakan instansi pemerintah atau .ac.id yang di peruntukkan bagi perguruan tinggi.
Cara Mendaftar Domain .ai.id
Pendaftaran domain .ai.id dapat di lakukan melalui situs resmi domain.ai.id.
Proses registrasi akan berlangsung dalam empat tahap. Tahap pertama adalah Sunrise yang di buka pada 2 Juni hingga 2 Juli 2026. Fase ini di tujukan bagi pemilik merek dagang yang telah terdaftar secara resmi.
Selanjutnya, tahap Grandfather akan berlangsung pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026. Kesempatan ini di berikan kepada pemilik domain .id yang masih aktif.
Setelah itu, masyarakat umum dapat mengikuti fase Landrush yang di buka pada 24 Agustus hingga 24 September 2026. Pada tahap ini, pendaftaran di lakukan dengan skema harga premium.
Adapun tahap General Availability atau pendaftaran umum akan di mulai pada 5 Oktober 2026 melalui registrar resmi yang di tunjuk oleh Pandi.
Jika terdapat lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama, penentuan kepemilikan akan di lakukan melalui mekanisme lelang terbuka. (if/*)










Komentar