Jadwal Dieng Culture Festival 2026, Ada Kirab Budaya, Festival Kopi, dan Penerbangan Lampion

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Festival Lampion Dieng Culture Festival (Foto: Kemenparekraf)

Ilustrasi Festival Lampion Dieng Culture Festival (Foto: Kemenparekraf)

Kiniin.com – Dieng Culture Festival (DCF) 2026 akan kembali berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Festival budaya tahunan ini menjadi ruang pertemuan tradisi, seni, dan kreativitas masyarakat Dataran Tinggi Dieng.

Sejak awal penyelenggaraan, masyarakat setempat menggagas DCF untuk memperkenalkan kekayaan budaya Dieng kepada wisatawan. Setiap tahun, festival ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni, tradisi lokal, dan hiburan yang menarik perhatian pengunjung.

Pada tahun 2026, panitia menyiapkan sejumlah pembaruan. Mereka membuka ruang partisipasi yang lebih luas agar peserta bisa terlibat langsung dalam berbagai rangkaian acara.

Baca Juga :  Mengapa Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit? Ini Alasan yang Membuat Wisatawan Selalu Kembali

Ketua Pelaksana DCF 2026, Alif Faozi, menyampaikan bahwa festival tahun ini mengusung kolaborasi dengan berbagai komunitas. Kolaborasi tersebut melibatkan petani kopi, seniman, pelaku budaya, hingga komunitas musik jazz.

“Salah satu yang menjadi perhatian adalah keterlibatan peserta dalam Kirab Budaya Nusantara. Pemegang paket partisipan dapat mendaftar untuk mengikuti kirab dengan mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing,” kata Alif dalam keterangan resmi, Kamis, 2 Juli 2026.

Panitia juga melakukan kurasi terhadap peserta Kirab Budaya Nusantara. Mereka akan memilih peserta dengan busana adat terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Baca Juga :  7 Lagu Blackpink Paling Populer dan Pecahkan Rekor Dunia

Selain kirab budaya, peserta bisa mengikuti berbagai kegiatan lain. Kegiatan tersebut meliputi melukis caping, Festival Kopi Dieng, Aksi Dieng Bersih, hingga penerbangan lampion yang selalu menjadi favorit pengunjung.

Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menyusun beragam pertunjukan budaya dan kegiatan interaktif. Mereka ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan tradisi masyarakat Dieng bagi setiap peserta.

Berbeda dengan festival musik pada umumnya, DCF tidak menjual tiket masuk reguler. Pengunjung dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan membeli paket partisipan yang di sediakan panitia. (fnr/*)

Berita Terkait

Perbedaan Kebun Binatang, Taman Safari, dan Suaka Margasatwa
Daftar 8 Air Terjun Terindah di Indonesia untuk Liburan Alam
Mengapa Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit? Ini Alasan yang Membuat Wisatawan Selalu Kembali
Welcome Back! Gunung Labu Festival 2026 Gunung Labu Festival Kembali Hadir di Kerinci
Kelok 9 Kabupaten Lima Puluh Kota, Destinasi Wisata Ikonik dengan Panorama Alam
Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Warga Dilarang Masuk Radius 3 Km
Libur Sekolah Dongkrak Wisata Kerinci, Gunung Kerinci Tetap Jadi Destinasi Favorit
Live-in di Desa, Cara Seru Mengenalkan Alam kepada Anak
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:02

Daftar 8 Air Terjun Terindah di Indonesia untuk Liburan Alam

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:02

Mengapa Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit? Ini Alasan yang Membuat Wisatawan Selalu Kembali

Senin, 13 Juli 2026 - 12:02

Welcome Back! Gunung Labu Festival 2026 Gunung Labu Festival Kembali Hadir di Kerinci

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:04

Jadwal Dieng Culture Festival 2026, Ada Kirab Budaya, Festival Kopi, dan Penerbangan Lampion

Senin, 6 Juli 2026 - 21:05

Kelok 9 Kabupaten Lima Puluh Kota, Destinasi Wisata Ikonik dengan Panorama Alam

Berita Terbaru